Pemain Pengganti 'Deadpool 2' yang Tewas Mantan Pebalap Motor

Resty Armenia, CNN Indonesia | Selasa, 15/08/2017 09:26 WIB
Pemain Pengganti 'Deadpool 2' yang Tewas Mantan Pebalap Motor Pemain pengganti yang tewas saat melakukan adegan mengendarai sepeda motor di lokasi syuting 'Deadpool 2' teridentifikasi sebagai pebalap motor profesional. (Screenshoot via Instagram/@sj24_sidewayz)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemain pengganti perempuan yang tewas saat melakukan adegan mengendarai sepeda motor di lokasi syuting Deadpool 2 telah diidentifikasi sebagai salah seorang pebalap motor profesional dari New York, Amerika Serikat.

Joi ‘SJ’ Harris kehilangan kontrol saat mengendarai morotnya untuk sebuah adegan film pada Senin (15/8), pukul 08.00 waktu setempat. Hal itu menyebabkan dirinya menabrakkan motornya ke pintu kaca tertutup lobi Shaw Tower di Vancouver, Kanada.




Menurut TMZ, Harris merupakan wanita Afrika-Amerika pertama yang mendapat lisensi olahraga balap motor profesional. Deadpool 2 adalah pertama kalinya dia menjadi seorang pemeran pengendara pengganti.

Harris baru saja benar-benar sembuh dari cedera pergelangan tangan.
“Berita: Dokter mengatakan bahwa cedera pergelangan tangan saya telah benar-benar sembuh. Kalian tahu apa itu artinya,” tulis Harris dalam akun Twitter miliknya.

Harris menjadi pemeran pengganti untuk karakter Domino yang diperankan oleh Zazie Beetz. Beetz dan Ryan Reynolds telah melakukan syuting adegan mengendarai motor di lokasi yang sama pada pekan sebelumnya.

Paramedis secara cepat tiba di bagian depan gedung perkantoran yang terletak di ibu kota Provinsi British Columbia itu. Mereka berhasil menarik Harrus dari reruntuhan dan membawanya ke rumah sakit, namun cedera yang dialami sang korban terlalu parah.
Audio dari telepon 911 yang dilakukan segera setelah kecelakaan terjadi mengungkap bahwa Harris tidak bergerak setelah tabrakan tersebut, dengan seorang pria mengatakan bahwa Harris terpental hingga ke seberang jalan dan menabrak kaca.

Kendaraan penyelamat berada di lokasi sekitar 45 menit setelah memasukkan korban dan bergerak tanpa menggunakan sirine, menurut CTV Vancouver.
(res/res)