Dwayne Johnson dan Jason Statham 'Lepas' dari Fast & Furious

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Jumat, 06/10/2017 07:51 WIB
Dwayne Johnson dan Jason Statham 'Lepas' dari Fast & Furious Universal Studios merencanakan membangun film lepasan Fast and the Furious setelah melihat ada 'chemistry' antara Dwayne Johson dan Jason Statham. ( Dok. Universal Pictures)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seri ke-9 dari The Fast and the Furious sudah diumumkan diundur hingga 2020, namun bukan berarti kisah tentang geng ini tidak ada. Pihak Universal dikabarkan akan membuat spin-off dari Fast and Furious yang dibintangi Dwayne 'The Rock' Johnson dan Jason Statham.

Film lepasan yang akan dibintangi dua bintang utama waralaba terlaris sepanjang masa itu dijadwalkan akan dirilis pada 26 Juli 2019.

Pihak studio menunjuk Chris Morgan untuk menggarap naskah film lepasan tersebut. Morgan pernah menulis serial The Fast and the Furious sebelumnya, yaitu Tokyo Drift (2006).



Film yang masih belum ada judul ini akan berfokus pada Luke Hobbs, agen Diplomatic Security Service yang diperankan Johnson, dan Deckard Shaw, sosok pembunuh yang menjadi salah satu karakter utama sebelum akhirnya bergabung dengan geng Vin Diesel di film The Fate of the Furious.

Sejumlah sumber Hollywood Reporter menyebut salah satu alasan memundurkan Fast and Furious 9 adalah untuk mengakomodir sejumlah potensi penyutradaraan.

Beberapa sumber juga menyebut Justin Lin yang pernah menggarap serial ke-3 hingga enam dari Fast and the Furious akan kembali ke waralaba ini untuk mengomandoi serial ke-9.

[Gambas:Youtube]

Dwayne 'The Rock' Johnson pertama kali muncul pada seri ke-5, Fast Five (2011), yang kemudian berkembang menjadi salah satu karakter utama serial tersebut. Johnson tercatat membintangi empat dari delapan serial film tersebut.

Sedangkan Statham muncul pertama kali sebagai cameo di seri ke-6, Fast & Furious 6 dan menjadi salah satu karakter utama dalam dua film terakhir.

Pihak Universal mulai mempertimbangkan membuat lepasan tentang karakter yang dimainkan Johnson dan Statham saat pembuatan seri ke-8, The Fate of the Furious.


Pihak studio dikabarkan tertarik mengembangkan keduanya setelah melihat ada 'chemistry' antara dua karakter yang saling bermusuhan itu. Namun hingga saat ini belum ada kesepakatan dengan para aktor tersebut.

"Fast and the Furious adalah salah satu film yang amat dicintai Universal, dan kami menangani semua keputusan yang berkaitan dengan waralaba ini dengan kepedulian besar," kata pimpinan Universal Pictures, Donna Langley, seperti dikutip dari Hollywood Reporter.

"Label global Fast & Furious amatlah kuat dan penuh dengan karakter ikonis, dan kami berharap dapat terus membangun film yang memulai semua kesuksesan ini, sama seperti memperluasnya dalam narasi berbeda, dimulai dengan film lepasan pertama kami," lanjutnya.

[Gambas:Instagram]

Serial Fast & Furious dimulai sejak 2001 dengan film thriller berbujet tak terlalu mahal yang mencoba menangkap tradisi balapan liar di San Fernando Valley.

Namun dalam perjalanannya, serial film tersebut berkembang menjadi kisah kelompotan pencuri yang berhasil menarik minat pasar.