Syuting 'House of Cards' Terganggu Penembakan di Maryland

Rizky Sekar Afrisia , CNN Indonesia | Kamis, 19/10/2017 10:49 WIB
Syuting 'House of Cards' Terganggu Penembakan di Maryland Produksi House of Cards sempat terganggu penembakan di Maryland. (REUTERS/Kevin Lamarque)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lokasi syuting serial House of Cards di Maryland terpaksa ditutup. Proses produksi pun terpaksa dihentikan sejenak. Menurut laporan yang dikutip Ace Showbiz, itu karena ada peristiwa penembakan di dekat lokasi syuting itu.

Seperti diberitakan CNN, tiga orang meninggal dan tiga lainnya terluka akibat peristiwa itu. Pelakunya, Radee Labeeb Prince (37) langsung ditangkap usai kejadian, Rabu (18/10).


Awalnya, ia menewaskan tiga orang dan melukai dua lainnya di lingkungan pekerjaannya. Dua jam kemudian, ia menembak satu orang lain di sebuah gerai penjualan mobil di di Wilmington, Delaware. Prince kemudian ditangkap di Newark.

“Ada penembakan di dekat lokasi syuting House of Cards,” tulis produser eksekutif House of Cards, Dana Brunetti di akun Facebook-nya, tak lama setelah kejadian menghebohkan itu.


Ia melanjutkan, “CNN meminta saya tampil beberapa hari lalu untuk bicara soal House of Cards dan Rusia, dan hari ini ada penembakan yang benar terjadi di dekat panggung House of Cards.” Namun, ia menyayangkan bahwa yang sedang tayang justru sesi tentang Donald Trump.

Bukan hanya lokasi syuting House of Cards yang ditutup. Beberapa sekolah juga mengalami nasib serupa. Meski begitu, Netflix meyakinkan produksi serial itu tidak akan terganggu.


House of Cards merupakan serial drama politik yang tayang di Netflix. Saat ini, serial itu sudah memasuki musim keenam. Dalam musim itu, Kevin Spacey masih kembali sebagai Frank Underwood dan Robin Wright lagi-lagi memerankan istri sekaligus asistennya, Claire.

Mengutip CNN, Prince, pelaku penembakan di Maryland beraksi tunggal dan menargetkan pebisnis di Advanced Granite Solutions di Edgewood, perusahaan di mana ia bekerja.