Arab Saudi Hapus Larangan Nonton Bioskop Setelah 35 Tahun

Resty Armenia, CNN Indonesia | Selasa, 12/12/2017 09:32 WIB
Arab Saudi Hapus Larangan Nonton Bioskop Setelah 35 Tahun Kebijakan penghapusan larangan menonton bioskop diambil oleh Pangeran Mohammed bin Salman. (Reuters/Bandar Algaloud/Courtesy of Saudi Royal Court)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bioskop-bioskop di Arab Saudi akan kembali dibuka pertama kali setelah 35 tahun ditutup.

Kerajaan Arab Saudi—yang mengalami perubahan hebat di bawah kendali Pangeran Mohammed bin Salman—membuat pengumuman mengenai hal itu pada Senin (11/12) ini.

“Karena pembuat kebijakan industri, Pimpinan Komisi Media Audiovisual telah memulai proses pemberian lisensi bioskop-bioskop di Kerajaan Arab Saudi,” ujar Menteri Kebudayaan dan Informasi Awwad bin Saleh Alawwad dalam sebuah pernyataan, melansir The Hollywood Reporter.


“Kami berharap bioskop pertama akan dibuka pada Maret 2018,” imbuh Awwad.



Banyak sumber yang bekerja di Arab Saudi mengindikasikan bahwa kebijakan ini telah diperkirakan secara luas. Pasalnya, banyak investor telah membangun bioskop-bioskop baru dengan antisipasi pengumuman resmi.

“Ini menandakan sebuah momen bersejarah dalam pembangunan ekonomi kebudayaan di Kerajaan Arab Saudi,” kata Awwad.

“Pembukaan bioskop-bioskop akan mengerek pertumbuhan ekonomi dan diversifikasi. Dengan membangun sektor batas kebudayaan, kita akan menciptakan kesempatan kerja dan pelatihan baru, juga [memperkaya] opsi hiburan Kerajaan Arab Saudi,” lanjutnya.

Detail selanjutnya mengenai kebijakan ini diperkirakan muncul beberapa pekan ke depan.

(res/res)