Drama 'Mother' Ungkap Isu Kekerasan Anak di Korea

Resty Armenia, CNN Indonesia | Jumat, 19/01/2018 10:56 WIB
Drama 'Mother' Ungkap Isu Kekerasan Anak di Korea Drama yang mengungkap kisah kekerasan anak yang terjadi di Korea Selatan, 'Mother,' bakal ditayangkan mulai 24 Januari mendatang. (Dok. TVing)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dengan jumlah kasus kekerasan anak yang makin meningkat di Korea Selatan beberapa bulan belakangan, tvN bakal segera menayangkan sebuah serial televisi yang menggali isu hubungan ibu dan anak bertajuk Mother.

Drama yang disutradarai oleh Kim Chul Kyu ini merupakan garapan ulang dari serial tv Jepang berjudul sama. Mother akan menggambarkan hubungan antara ibu dan anak yang rumit dan dari berbagai sisi.

“Saya tidak ingin berbicara tentang bagaimana luar biasanya cinta ibu. Drama ini akan memberikan pencerahan soal berbagai hubungan ibu dan anak yang tak hanya bisa menjadi hangat dan cantik, tapi juga menyakitkan dan buruk di saat yang sama,” ujar Kim Chul Kyu dalam acara temu media di Seoul, Kamis (18/1), melansir Yonhap News.



“Selain itu, saya harap drama ini meningkatkan kesadaran tentang kekerasan anak dan tidak ada lagi anak yang ditelantarkan atau dilecehkan,” imbuh sutradara yang pernah menggarap drama Chicago Writer dan On the Way to the Airport itu.

Mother berpusat pada hubungan antara guru SD berkepala dingin Soo Jin, yang diperankan oleh aktris Lee Bo Young, dengan muridnya yang berusia 7 tahun, Hye Na.

Soo Jin tidak pernah ingin memiliki anak lantara hubungan kompleksnya dengan ibunya sendiri. Namun, perhatian Soo Jin teralihkan ke Hye Na yang mencoba untuk menyembunyikan bahwa dia menjadi korban kekerasan fisik dan mental yang dilakukan oleh ibu kandungnya sendiri.

Soo Jin pun memutuskan untuk mengajak Hye Na pergi tamasya tanpa memberi tahu ibu siswinya itu.


“Semenjak saya melahirkan, setiap kasus kekerasan pada anak menarik perhatian saya. Saya terdorong untuk mengerjakan drama ini,” ujar Lee Bo Young seraya mengusap air matanya.

“Pada saat saya ditawari proyek drama ini, ada rentetan berita tentang dua atau tiga kasus yang melibatkan anak-anak yang menjadi korban kekerasan dan penelantaran. Itu menguatkan keputusan saya. Ini adalah sesuatu yang harus kita bicarakan lebih banyak. Kita semua harus perhatian terhadap anak-anak di sekitar kita untuk memastikan bahwa mereka tidak mengalami kekerasan.”

“Saya merasa memiliki tanggung jawab sosial untuk meningkatkan kesadaran publik tentang kasus-kasus seperti ini,” imbuh aktris yang menikahi aktor Ji Sung pada 2013 dan melahirkan seorang putri pada 2015 ini.

“Fakta bahwa versi orisinal drama ini sangat bagus dan populer menjadi alasan kedua bagi saya,” katanya.


Mother dianggap sebagai salah satu serial tv yang paling dinantikan tahun ini. Penulis Jeong Seo Gyeong mengadaptasi cerita drama ini dari versi orisinalnya. Ia pernah menulis skrip untuk film thriller hit The Handmaiden, Lady Vengeance dan Thirst yang dikerjakannya dengan sutradara sarat prestasi Park Chan Wook.

“Saya cukup kewalahan awalnya karena saya harus menulis 16 episode. Namun segera setelah saya terbiasa, saya sadar bahwa banyak ruang untuk saya menciptakan lebih banyak cerita untuk setiap karakter,” ujar Jeong Seo Gyeong.

Ibu dua anak ini mengungkapkan, rentetan insiden kekerasan anak yang mengerikan membuatnya mengambil proyek ini. Namun, alih-alih berbicara tentang kekerasan anak, ia mengaku ingin lebih fokus pada sekuat dan setangguh apa para korban.


“Cerita ini tentang cinta ibu yang kuat tapi juga tentang seorang anak yang kuat,” ujarnya.

“Hye Na telah mengalami perlakuan buruk dan mengerikan dari orang-orang dewasa, namun dia cukup tangguh untuk mengatasi penderitaannya sendirian,” katanya.

Menyusul tamatnya drama Prison Playbook, Mother bakal ditayangkan mulai 24 Januari mendatang setiap Rabu dan Kamis pukul 21.30 waktu Korea.

[Gambas:Youtube] (res)