Penggagas 'Stranger Things' Respons Tuduhan Kekerasan Verbal

Resty Armenia, CNN Indonesia | Senin, 12/03/2018 07:03 WIB
Penggagas 'Stranger Things' Respons Tuduhan Kekerasan Verbal Duo penggagas serial hit 'Stranger Things,' Duffer Bersaudara, merespons tuduhan kekerasan verbal terhadap kru wanita di lokasi syuting. (Dok. Akun Youtube Netflix US & Canada)
Jakarta, CNN Indonesia -- Duo penggagas serial hit Stranger Things, Duffer Bersaudara, merespons tuduhan kekerasan verbal terhadap kru wanita di lokasi syuting.

Sebelumnya, di Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada Kamis (8/3) lalu, seorang asisten produksi Peytom Brown mengumumkan lewat akun Instagram miliknya bahwa setelah bekerja di dua musim pertama Stranger Things, dia memilih untuk tidak lagi terlibat di musim ketiga lantaran lingkungan kerja yang tak sehat.

"Saya secara langsung menyaksikan dua pria di posisi kekuasaan yang tinggi di lokasi itu melakukan kekerasan verbal terhadap sejumlah wanita," tulis Brown dalam keterangan foto yang diunggahnya.



"Saya berjanji pada diri sendiri bahwa jika saya berada dalam sebuah situasi untuk menyuarakan sesuatu, maka saya akan melakukannya. Saya punya 11,5 ribu pengikut yang bisa mendengar saya mengatakan ini, waktunya sudah habis," imbuh Brown.

[Gambas:Instagram]

Dalam kolom komentar, salah satu pengikut Brown kemudian bertanya apakah Brown merujuk pada Duffer Bersaudara. Brown lantas mengiyakan pertanyaan itu.

Ia pun mengelaborasi kekerasan verbal yang dimaksudnya dengan mengatakan bahwa Matt dan Ross Duffer mengancam kru wanita dan kondisi itu menyebabkan beberapa personel memilih hengkang.

Brown kemudian menghapus balasan tersebut. Namun, Entertainment Tonight sempat menangkap gambar komentar itu.


Dalam sebuah pernyataan yang dirilis Variety, Duffer Bersaudara merespons tuduhan tersebut.

"Kami sangat kecewa mengetahui bahwa seseorang merasa tidak nyaman di lokasi syuting kami," ujar mereka.

"Kami pikir penting untuk tidak memberikan karakter salah di lokasi syuting kami, di mana kami sangat percaya untuk memperlakukan semua orang secara adil terlepas dari gender, orientasi, ras, agama, dan lainnya. Kami tetap berkomitmen dalam memberikan sebuah lingkungan kerja yang aman dan kolaboratif kepada siapapun di produksi kami," imbuh Matt dan Ross Duffer.

Sementara, Stranger Things musim ketiga akan kembali pada 2019 mendatang. Acara ini menjadi hit sejak debut pada Juli 2016, dan kembali dengan musim hit pada Oktober 2017.

(res)