Di Balik Layar Lebah Ganteng, 'Pahlawan' Penerjemah Film

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Jumat, 30/03/2018 11:15 WIB
Di Balik Layar Lebah Ganteng, 'Pahlawan' Penerjemah Film Terjemahan film dari Lebah Ganteng banyak dipakai penonton film di dunia maya. (Ilustrasi/Thinkstock/Tero Vesalainen)
Jakarta, CNN Indonesia -- Nama Lebah Ganteng sudah tak asing bagi penonton film-film asing di dunia maya. Lebah Ganteng adalah orang yang 'berjasa' mengindonesiakan film-film yang terkadang tak ada terjemahannya. Nama itu muncul di mana-mana. Awal, sesekali di pertengahan, sampai akhir film.

Siapa sosok di balik Lebah Ganteng, sang empunya situs Lebahku itu tak mau membuka topeng. Ditelepon pun tak mau. Ia hanya memastikan bahwa dirinya pria, bukan wanita.

Karena itu ia memilih membubuhkan nama Ganteng di belakang Lebah. Soal dari mana asal Lebah, alasannya tak jauh dari filosofi bahwa binatang itu punya banyak manfaat.



"Untuk apa saya gembar gembor identitas saya? Ini hanya hobi untuk sekedar membantu dan berbagi," katanya saat dihubungi CNNIndonesia.com. Nama samaran, ia menambahkan, juga untuk membedakan dunia nyata dan maya. Dengan nama itu, ia bekerja di dunia maya.

Kepada CNNIndonesia.com ia mengaku ikut senang yang dilakukannya di dunia itu berguna buat orang lain. Pencinta film jadi bisa menonton cuma-cuma, dapat terjemahan Indonesia pula.

"Berawal dari hobi saja dan akhirnya keterusan menjadi penerjemah, karena ada rasa senang saat orang lain merasa terbantu dengan terjemahan saya," katanya melalui pesan singkat.


Lebah Ganteng menjalani hobinya sejak 2011. Mahasiswa di Surabaya itu melakukannya di waktu luang, seperti saat malam hari atau libur. Ia mengakui, itu sebenarnya melelahkan.

Menerjemahkan satu film bahasa Inggris ke bahasa Indonesia saja bisa satu atau dua hari.

"Tapi itu juga menyenangkan," ia melanjutkan.

"Dibuka di Notepad, terjemahkan, tidak ribet seperti pikiran orang kok," ia menceritakan proses dirinya menerjemahkan. Ia bisa melakukannya sendiri, atau kadang bersama tim.


Selama ini, Lebah Ganteng mengakui, ia melakukannya secara suka-suka dan tidak terikat pada pihak tertentu. Pilihannya tergantung dia. Kalau ada film yang dia suka, diterjemahkan. Karena hanya dilakukan untuk hobi, kegiatan itu pun tak dapat bayaran.

"Tidak ada penghasilan dari hobi menerjemahkan ini. Hanya kepuasan saja," ujarnya.

Namun, sesekali ia dapat donasi. "Itu pun sedikit sekali," lanjut Lebah Ganteng lagi.


Si Lebah menegaskan saat ini ia tak ingin melanjutkan hobinya menjadi pekerjaan. Namun, tentu ia tak menutuo kemungkinan jika ada tawaran menarik datang kepadanya.

"Kalau ada bioskop atau stasiun TV yang merekrut kenapa tidak? Kalau memang ada yang merekrut secara profesional dengan penghasilan bagus, pasti saya ambil karena selama ini hanya hobi saja," kata dia. Selama ini, ia sudah pernah dapat beberapa permintaan khusus.

Jika begitu, bayarannya bergantung pada durasi dan banyaknya percakapan.

"Tidak ada nominal pasti," katanya. (rsa)