Rilis 'Terminator' Mundur Bukan Karena Operasi Schwarzenegger

Resty Armenia, CNN Indonesia | Senin, 09/04/2018 07:25 WIB
Rilis 'Terminator' Mundur Bukan Karena Operasi Schwarzenegger Paramount Pictures membantah bahwa mundurnya penayangan perdana 'Terminator' versi reboot terkait dengan operasi jantung Arnold Schwarzenegger pekan lalu. (REUTERS/Mario Anzuoni)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jadwal rilis Terminator versi reboot akan diundur empat bulan dari tanggal aslinya. Paramount Pictures membantah bahwa mundurnya penayangan perdana film ini terkait dengan operasi jantung Arnold Schwarzenegger yang dilakukan pekan lalu.

Terminator seharusnya ditayangkan perdana pada 26 Juli 2019, namun Paramount Pictures memutuskan untuk mengundurnya hingga 22 November 2019.

Di tanggal yang sama, Terminator akan berhadapan dengan film pahlawan super besutan Fox/Marvel yang belum berjudul. Selain itu, ada pula sekuel Frozen dan Bond 25.



Arnold Schwarzenegger, yang memainkan karakter utama Terminator sejak 1984, didapuk untuk memerankan kembali tokoh ikonis tersebut di film keenam ini.

Meskipun demikian, melansir AceShowbiz, Paramount Pictures membantah kabar yang menyebut diundurnya perilisan film ini terkait dengan operasi jantung Schwarzenegger yang dilakukan pekan lalu.

Linda Hamilton, yang memerankan Sarah Connor, juga akan kembali di film versi reboot ini. Namun, sutradara di film orisinal, James Cameron, kali ini akan duduk di bangku produser.


Sutradara Deadpool Tim Miller akan mengarahkan film ini. Billy Ray ditunjuk sebagai penulis naskah yang sebelumnya telah mendapat masukan dari David Goyer (Man of Steel), Justin Rhodes (Green Lantern Corps.), Charles Eglee (Dark Angel) dan Josh Friedman (Avatar 2).

Plot cerita Terminator reboot ini masih dirahasiakan, namun itu dilaporkan akan berpusat pada pertarungan antara manusia dengan mesin. Cameron juga mengatakan bahwa film ini akan menjadi sekuel langsung untuk Terminator 2: Judgement Day.

"Ini adalah sebuah kelanjutan cerita dari Terminator 1 dan Terminator 2," ujar Cameron kepada The Hollywood Reporter.

"Dan kami menganggap film-film lain sebagai sebuah mimpi buruk. Atau sebuah linimasa alternatif, yang diperbolehkan dalam multi-versi kami. Ini benar-benar lebih didorong oleh [Tim Miller] daripada siapapun, secara mengejutkan, karena saya menjadi sangat agnostik tentang bagaimana kami mengambilnya."

"Satu-satunya hal yang saya tekankan adalah bahwa kami mengubah dan memperbaikinya untuk abad ke-21," papar Cameron.


Film selanjutnya juga akan digunakan sebagai platform untuk memperkenalkan sejumlah karakter baru yang lebih sesuai dengan generasi kini.

"Kami memulai dengan sebuah pencarian untuk wanita muda [berusia sekitar] 18 tahun untuk menjadi pusat baru cerita-cerita ini. Dan kemudian sejumlah karakter lain di sekitarnya dan beberapa karakter dari masa depan," tutur Cameron.

Ia melanjutkan, "Kami masih membalut waktu dalam cerita dengan cara yang menarik. Namun kami punya karakter Arnold dan Linda untuk mengaitkannya. Di satu titik di sana, dan saya tidak akan mengatakan di mana, tongkat itu diestafetkan, semacam itu."

[Gambas:Video CNN]

(res)