Priyanka Chopra Pernah Kehilangan Peran karena Warna Kulit
Agniya Khoiri | CNN Indonesia
Kamis, 12 Apr 2018 12:16 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Kiprah aktris asal India Priyanka Chopra di Hollywood tak melulu berjalan mulus dan menyenangkan. Baru-baru ini, ia mengungkapkan pengalamannya mendapat perlakuan diskriminasi karena warna kulitnya.
Chopra mengaku kejadian itu membuatnya sadar akan fakta bahwa ada hambatan yang dihadapi perempuan di Hollywood. Dia pun mengaku pernah kehilangan peran dalam film karena warna kulitnya.
"Itu terjadi tahun lalu," kata aktris berusia 35 tahun ini seraya mengawali ceritanya, melansir AceShowbiz.
"Saya keluar untuk sebuah film, dan seseorang [dari rumah produksi] memanggil salah satu agen saya dan berkata, 'Dia [Chopra] salah secara fisik,'" lanjut Chopra.
Chopra tidak memahami maksud dari 'salah secara fisik' seperti yang dikatakan staf rumah produksi tersebut. Semula, ia mengira bahwa itu karena kesalahan penampilan pada salah satu frame film yang ia bintangi.
"Jadi dalam pembelaan saya sebagai seorang aktris, saya seperti, 'Apakah saya harus lebih kurus? Apakah saya harus membentuk tubuh saya? Apakah saya harus memiliki otot perut?' Seperti apa arti 'fisik yang salah?'" tuturnya.
[Gambas:Instagram]
Namun, pemikiran-pemikiran Chopra lantas dipatahkan oleh agennya di Hollywood. Sang agen mengatakan kepadanya, "Saya pikir Priya, maksud mereka adalah mereka menginginkan seseorang yang tidak berkulit cokelat."
"Itu sangat berdampak bagi saya," kata Chopra lebih lanjut.
Pemain serial Quantico ini kemudian mengatakan bahwa itu bukanlah pengalaman pertama bagi dirinya. Pemenang Miss World 2009 ini menyatakan bahwa pengalaman sekolahnya di Amerika Serikat dipenuhi dengan perundungan, sebutan, dan seksis.
"Tidak ada yang akan mengatakan bahwa seorang perempuan dibayar lebih sedikit karena dia wanita dengan warna kulit yang lebih gelap, tetapi sebagian besar hasilnya seperti itu," katanya.
Tak ayal, bintang film Baywatch ini berpendapat bahwa industri film harus melihat kemampuan seseorang untuk melakukan pekerjaan sesuai yang diberikan, ketimbang fisiknya saja. (res)
Chopra mengaku kejadian itu membuatnya sadar akan fakta bahwa ada hambatan yang dihadapi perempuan di Hollywood. Dia pun mengaku pernah kehilangan peran dalam film karena warna kulitnya.
"Itu terjadi tahun lalu," kata aktris berusia 35 tahun ini seraya mengawali ceritanya, melansir AceShowbiz.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya keluar untuk sebuah film, dan seseorang [dari rumah produksi] memanggil salah satu agen saya dan berkata, 'Dia [Chopra] salah secara fisik,'" lanjut Chopra.
Chopra tidak memahami maksud dari 'salah secara fisik' seperti yang dikatakan staf rumah produksi tersebut. Semula, ia mengira bahwa itu karena kesalahan penampilan pada salah satu frame film yang ia bintangi.
[Gambas:Instagram]
Lihat juga:Cerita Pria Rampok Bank 'demi' Taylor Swift |
Namun, pemikiran-pemikiran Chopra lantas dipatahkan oleh agennya di Hollywood. Sang agen mengatakan kepadanya, "Saya pikir Priya, maksud mereka adalah mereka menginginkan seseorang yang tidak berkulit cokelat."
"Itu sangat berdampak bagi saya," kata Chopra lebih lanjut.
Pemain serial Quantico ini kemudian mengatakan bahwa itu bukanlah pengalaman pertama bagi dirinya. Pemenang Miss World 2009 ini menyatakan bahwa pengalaman sekolahnya di Amerika Serikat dipenuhi dengan perundungan, sebutan, dan seksis.
"Tidak ada yang akan mengatakan bahwa seorang perempuan dibayar lebih sedikit karena dia wanita dengan warna kulit yang lebih gelap, tetapi sebagian besar hasilnya seperti itu," katanya.
Tak ayal, bintang film Baywatch ini berpendapat bahwa industri film harus melihat kemampuan seseorang untuk melakukan pekerjaan sesuai yang diberikan, ketimbang fisiknya saja. (res)