FOTO: Liuk Tari Bali di Tengah Car Free Day

Andry Novelino, CNN Indonesia | Minggu, 15/04/2018 14:50 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Ratusan anak yang menjadi anggota Lembaga Kesenian Bali Saraswati turun ke jalanan Car Free Day untuk memperingati 50 tahun lembaganya.

Ada tari-tarian tradisional dan gamelan Bali di Car Free Day, Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (15/4). Para penarinya adalah anak-anak yang juga berbusana khas Bali. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Di atas panggung, mereka membentangkan selendang. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Di sepanjang jalanan Thamrin, para penari yang sama berlenggak-lenggok apik. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Ratusan anak itu merupakan peserta sanggar Lembaga Kesenian Bali (LKB) Saraswati se-Indonesia. Mereka memperingati 50 tahun lembaga itu dengan pawai dan pagelaran tari. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Mereka mengangkat tema ‘Seni untuk Kedamaian, Persahabatan’ yang menjadi respons terhadap kondisi di Indonesia belakangan. Kata pelatih sanggar, mereka ingin mengampanyekan perdamaian sekaligus melestarikan budaya Bali di luar Pulau Dewata. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
LKB Saraswati merupakan lembaga seni yang didirikan sejak 1968 di Jakarta. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Hingga saat ini mereka anggotanya telah tampil di mana-mana, termasuk di Vietnam tahun lalu untuk merayakan 50 tahun ASEAN. Di sana, mereka menampilkan tarian yang telah ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Dunia oleh UNESCO. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Kali ini mereka tak tampil di hadapan petinggi ASEAN, melainkan di jalanan. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Tak peduli matahari terik, mereka meliuk di antara pejalan kaki yang menikmati CFD. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Mereka yang lelah dan butuh beristirahat duduk ala kadarnya di pinggir jalan, demi memamerkan tarian Bali yang atraktif dengan busana warna mencolok, biru dan merah. (CNN Indonesia/Andry Novelino)