Sineas Perempuan Dominasi Beijing International Film Festival

Resty Armenia, CNN Indonesia | Rabu, 25/04/2018 00:36 WIB
Sineas Perempuan Dominasi Beijing International Film Festival Penampilan Nata Murvanidze dalam film 'Scary Mother.' (Courtesy of Allfilm)
Jakarta, CNN Indonesia -- Para sineas perempuan menunjukkan taringnya di malam upacara penganugerahan piala Beijing International Film Festival pada Minggu (22/4).

Melansir The Hollywood Reporter, film Scary Mother garapan sutradara asal Georgia Ana Urushadze menyabet piala Film Terbaik, sementara bintang utama Nata Murvanidze memenangkan kategori Aktris Terbaik berkat penampilan apiknya di lakon itu.

Scary Mother bercerita tentang seorang ibu rumah tangga Estonia yang berperang melawan batas-batas 'peraturan' dalam rumah tangga demi memenuhi ambisi kreatifnya sebagai novelis.


[Gambas:Youtube]


Film ini merupakan pengajuan resmi dari Georgia untuk Oscar kategori Film Berbahasa Asing Terbaik tahun ini. Meski gagal di Oscar, Scary Mother memenangkan piala utama di Sarajevo Film Festival dan Locarno.

Sineas asal Georgia lainnya, Mariam Khatchvani dinobatkan sebagai Sutradara Terbaik berkat film drama Dede, yang juga mendapat piala Sinematografi Terbaik. Dede mengisahkan seorang wanita muda yang dipaksa untuk memilih antara pernikahan perjodohan dan cinta sejati, serta sulitnya menabrak tradisi.

Pemenang Beijing International Film Festival ditentukan oleh seorang juri internasional yang tahun ini dipimpin oleh sineas senior asal Hong Kong, Wong Kar-wai. Juri lainnya termasuk aktor China Yihong Duan dan sutradara Swedia Ruben Ostlund, pemenang Palme d'Or 2017 di Cannes.


Dalam pidato singkat di upacara penganugerahan piala, Wong menyoroti kekuatan penyampaian cerita oleh para sineas wanita di pemilihan resmi Beijing International Film Festival tahun ini.

Wong menggarisbawahi bahwa tahun ini lima dari 15 film yang ikut kompetisi ini disutradarai oleh wanita, dengan dua di antaranya merupakan proyek debutan mereka.

"Saya harap semakin banyak sineas perempuan menggunakan film untuk mengeksplorasi cerita tentang wanita," ujarnya.


Karpet merah Beijing International Film Festival diramaikan oleh aktris Perancis Isabelle Huppert, Huang Bo, Shu Qi, Wang Baoqiang, Gu Changwei, Lin Chi-ling, Joan Chen, dan masih banyak lagi.

Sineas asal Inggris juga berjaya di Beijing. Bintang Inggris yang tengah naik daun Joe Cole mendapatkan piala Aktor Terbaik atas penampilannya di film soal hubungan asmara jarak jauh garapan sutradara Kim Nguyen, Eye on Juliet.

Selain itu, drama peperangan Inggris, Journey's End, meraih dua piala, yakni Aktor Pendukung Terbaik untuk Paul Bettany dan Musik Terbaik untuk Hildur Gudnadottir.


Piala Aktris Pendukung Terbaik dimenangkan oleh Mina Sadati dari drama Iran berjudul Searing Summer. Sedangkan Skenario Terbaik disabet sineas Israel, Amichai Greenberg berkat film yang juga disutradarainya, The Testament.

Satu-satunya pemenang asal China adalah piala Efek Visual Terbaik yang diraih film laga Hong Kong-China Operation Red Sea. Film patriotik ini diarahkan oleh sutradara Dante Lam.

[Gambas:Youtube] (res)