BamBam 'GOT7' Bersyukur Atas Dukungan Fan Saat Lotre Wamil

Resty Armenia, CNN Indonesia | Selasa, 08/05/2018 10:53 WIB
BamBam 'GOT7' Bersyukur Atas Dukungan Fan Saat Lotre Wamil BamBam mengekspresikan rasa syukur atas dukungan para penggemar selama dirinya 'berjibaku' dengan urusan lotre wajib militer Thailand bulan lalu. (dok. JYP Entertainment)
Jakarta, CNN Indonesia -- Personel boyband GOT7 BamBam mengekspresikan rasa syukurnya atas dukungan penuh para penggemar selama dirinya 'berjibaku' dengan urusan lotre wajib militer Thailand bulan lalu.

Pada Minggu (6/5) lalu, GOT7 menggelar konser '2018 GOT7 Eyes On You World Tour' di Seoul, Korea Selatan. Saat penampilan penutup, sebuah video dengan pesan tulus dari para personel diputar untuk para penggemar.

Dalam klip tersebut, BamBam menyinggung soal lotre wajib militer Thailand yang diikutinya bulan lalu. Pelantun Hard Carry itu menyebut bahwa itu merupakan momen yang hampir mengubah hidupnya.



"Baru-baru ini, ada sebuah momen di mana hidup saya hampir berubah secara keseluruhan. Lotre [wajib militer]," ujar BamBam.

Musisi berusia 21 tahun itu melanjutkan, "Saya merasakan gairah para penggemar saya. Saya bersyukur atas kalian yang mau menunggu saya jika saya harus bergabung wajib militer dan selalu ada untuk saya apapun hasilnya."

[Gambas:Instagram]

Sebelumnya, BamBam dinyatakan lolos dari kewajiban menjalani program militer di Thailand pada 9 April lalu. Usai menjalani serangkaian prosesi pengundian di Bangkok, BamBam ternyata dibebastugaskan karena kuota sukarelawan telah terpenuhi.

Menurut laporan, distrik tempat BamBam tinggal membutuhkan sebanyak 74 peserta wamil. Namun, kuota tersebut akhirnya terpenuhi sebelum BamBam mengambil undian.


Kondisi itu bukan hal yang tidak umum. Itu juga bukan karena BamBam merupakan seorang selebriti. Sebelumnya, kondisi seperti itu pernah dialami anggota band 2PM Nichkhun.

Setiap tahunnya, Thailand mewajibkan para pria yang telah berusia 18 hingga 35 tahun untuk bergabung dengan program militer. Program tersebut hampir mirip seperti yang dijalani para pria Korea Selatan pada umumnya. Bedanya, Thailand memberlakukan sistem relawan dan undian untuk menentukan mereka yang akan bertugas. Artinya, tidak semua pria wajib menjalaninya.

Di Thailand, pria yang telah berusia 21 tahun dapat memilih langsung ikut wamil selama enam bulan sebagai relawan atau mencoba peruntungan dibebastugaskan lewat undian.


Dengan undian, para pria harus mengambil sebuah bola dalam kotak hitam. Bola itu menjadi penentu nasib mereka. Jika mendapatkan bola hitam, mereka dapat bebas dari kewajiban menjalani tugas militer. Namun jika bola yang didapat merah, mereka wajib ikut wamil.

Mereka harus mendaftarkan diri dalam kurun waktu setahun untuk mengikuti wamil selama dua tahun penuh.

[Gambas:Instagram]

(res)