FOTO: Tradisi Nusantara Menyambut Ramadan

Antara, CNN Indonesia | Rabu, 16/05/2018 17:40 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Tradisi turun-temurun dilaksanakan di desa-desa penjuru Nusantara untuk menyambut Ramadan, yang diputuskan jatuh pada Kamis (17/5) esok.

Ramadan sebentar lagi. Kementerian Agama sudah memutuskan 1 Ramadan jatuh pada Kamis (17/5) esok. Berbagai daerah di Nusantara pun sudah siap menyambut Bulan Suci. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Di Semarang Jawa Tengah, anak-anak menyambut Ramadan dengan mengikuti Karnaval Budaya Dugderan, Senin (14/5). Karnaval bertema
Masih di Semarang, dikenal pula tradisi Sadranan. Itu bahkan sudah dilakukan sejak akhir bulan lalu. Warga membersihkan mata air, lalu berdoa dan makan bersama sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan atas limpahan rezeki sekaligus simbol penyucian desa. (ANTARA FOTO/Aji Styawan)
Di tradisi itu, warga bergotong-royong menyembelih dan memasak daging kambing. Sekitar 50 ekor kambing disiapkan, yang dilanjutkan ziarah ke makam leluhur serta makan bersama. (ANTARA FOTO/Aji Styawan)
Di kampung yang berbeda, namun masih di kota yang sama, ada Festival Gebyuran Bustaman. Warga saling mengguyur dan melempar plastik berisi air warna-warni pada Minggu (13/5). Festival perang air itu juga simbol ritual penyucian diri dalam menyambut Ramadan. (ANTARA FOTO/Aji Styawan)
Yogyakarta diramaikan kirab budaya. Kirab grebeg takjil diramaikan warga, Minggu (13/5). Selain menyambut Ramadan, itu juga penanda dibukanya Pasar Ramadhan Nitikan. (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)
Selain warga yang mengenakan berbagai kostum, ada pula sekelompok orang dengan busana tradisional yang membawa gunungan berupa setumpuk nasi bungkus yang akan dimakan bersama. (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)
Masyarakat Magelang menyucikan lahir batin untuk menyambut Ramadan dengan air suci. Air itu diambil oleh sesepuh desa menggunakan kendi di Sendang Dawung saat tradisi Bajong Banyu, Minggu (13/5). Selain simbol penyucian, itu juga tanda suka cita jelang Ramadan. (ANTARA FOTO/Anis Efizudin)
Keraton Surakarta tidak punya tradisi khusus. Namun, mereka biasa membersihkan serambi Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta dalam rangka menyambut Ramadan. Itu juga bertujuan memberikan rasa nyaman bagi jamaah saat menjalan ibadah. (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)
Di Temanggung, Jawa Tengah warga berkumpul membawa Tenong berisi aneka makanan di komplek makam desa untuk tradisi Nyadran Pepunden. Petani melakukannya untuk mengirim doa kepada leluhur sekaligus permohonan kepada Tuhan agar diberi kemakmuran dan kesejahteraan. (ANTARA FOTO/Anis Efizudin)
Bergeser ke Ciamis, Jawa Barat, sejumlah tokoh adat melaksanakan prosesi adat Ngikis atau pemasangan pagar di Situs Cagar Budaya Karangkamulyan. Tradisi turun-temurun itu untuk menyucikan singgasana raja agar diri juga bersih lahir batin sebelum Ramadan. (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)
Di Padangpariaman, Sumatera Barat, ada tradisi zikir tolak bala. Warga beramai-ramai mengikuti pawai obor sambil berzikir agar dihindarkan dari cobaan selama Ramadan. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)