Dituduh Lakukan Pelecehan, Morgan Freeman Minta Maaf

Resty Armenia, CNN Indonesia | Jumat, 25/05/2018 11:50 WIB
Dituduh Lakukan Pelecehan, Morgan Freeman Minta Maaf Morgan Freeman meminta maaf sebagai respons atas tuduhan pelecehan dan tindakan tak senonoh yang dilayangkan 16 orang kepadanya. (REUTERS/Lucas Jackson)
Jakarta, CNN Indonesia -- Aktor Morgan Freeman meminta maaf sebagai respons atas tuduhan pelecehan dan tindakan tak senonoh yang dilayangkan 16 orang kepadanya.

"Siapa saja yang kenal saya atau pernah bekerja dengan saya tahu bahwa saya bukan seseorang yang secara sengaja menyinggung atau secara sadar membuat orang lain merasa tidak nyaman," ujar Freeman dalam sebuah pernyataan, dikutip E! News.

Aktor peraih Oscar itu melanjutkan, "Saya minta maaf kepada siapa saja yang merasa tidak nyaman atau tidak dihormati--itu bukan niat saya."



Beberapa saat setelahnya, Screen Actors Guild‐American Federation of Television and Radio Artists (SAG-AFTRA) mengungkapkan tengah mengkaji klaim orang-orang yang mengajukan tuduhan terhadap Freeman.

"Ini merupakan tuduhan yang kuat dan membuat hancur yang benar-benar bertentangan dengan semua langkah yang kami ambil untuk menjamin lingkungan kerja aman bagi profesional di industri ini," papar juru bicara organisasi pekerja di bidang perfilman, televisi dan radio di Amerika ini, dalam sebuah pernyataan yang dikutip E! News.

"Setiap terdakwa punya hak atas proses hukum, namun ini adalah titik awal kami untuk mempercayai suara berani yang maju untuk melaporkan insiden pelecehan."

"Mengingat Tuan Freeman baru-baru ini menerima salah satu penghargaan paling bergengsi serikat pekerja kami yang mengakui hasil karyanya, maka kami meninjau kemali tindakan korektif apa yang bisa diambil saat ini," papar pernyataan itu.


Diberitakan sebelumnya, Freeman dituduh melakukan pelecehan seksual dan tindakan tak senonoh kepada sejumlah wanita, baik di lokasi syuting maupun di rumah produksi miliknya.

Setelah melakukan investigasi selama sebulan, CNN merilis sebuah laporan baru pada Kamis (24/5) di mana 16 orang berbagi tuduhan melawan Freeman. Delapan wanita di antara belasan orang itu mengaku menjadi korban "sentuhan yang tak diinginkan" oleh sang aktor.

Salah satu dari delapan wanita itu adalah asisten produksi film Going in Style yang dibintangi Freeman bersama Alan Arkin dan Michael Caine pada 2015. Ia mengaku dilecehkan selama berbulan-bulan hampir setiap hari saat proses produksi film itu berlangsung.

"Dia [Freeman] terus mencoba untuk menyingkap rok saya dan bertanya apakah saya mengenakan celana dalam," ujar wanita itu.

Dari keenambelas orang itu, tujuh di antaranya menggambarkan lingkungan kerja di perusahaan produksi milik Freeman, Revelations Entertainment, yang termasuk tuduhan pelecehan atau tindakan tak pantas oleh sang aktor.

(res)