Boyzone Bakal Gelar Konser Perpisahan di Surabaya

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Rabu, 30/05/2018 13:33 WIB
Boyzone Bakal Gelar Konser Perpisahan di Surabaya Boyzone akan menggelar konser perpisahan di Surabaya. (ANTARA FOTO/Agoes Rudianto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Boyband asal Irlandia Boyzone telah mengumumkan akan bubar pada 2019 mendatang usai merayakan 25 tahun mereka dibentuk. Sebelum benar-benar berpisah, grup yang beranggotakan Ronan Keating, Mikey Graham, Shane Lynch, dan Keith Duffy ini akan lebih dulu menggelar konser perpisahan.

Di Indonesia, Boyzone akan mempersembahkan penampilan mereka lewat konser bertajuk 'Boyzone 25 Years Farewell Concert' pada Agustus mendatang di Surabaya. Kabar itu disampaikan melalui siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com pada Rabu (30/5).

"Sebagai bentuk penghargaan kepada para penggemarnya di seluruh dunia termasuk di Indonesia, Boyzone yang terkenal dengan sejumlah tembang hitnya seperti No Matter What, Love Me For A Reason, dan Every Day I Love You, akan menggelar konser bertajuk 'Boyzone 25 Years Farewell Concert' pada 23 Agustus 2018 mendatang di Dyandra Convention Center, Surabaya," tulis rilis pers tersebut.



Tiket konser yang dipromotori oleh Star Media Nusantara (SMN) dan BookMyShow Indonesia ini telah dijual mulai dengan harga Rp550 ribu hingga Rp1,95 juta untuk tiga kategori.

Boyzone merupakan salah satu boyband populer di Irlandia dan Inggris yang dibentuk pada 1993 oleh Louis Walsh. Hingga kini, mereka telah berhasil mencetak 21 lagu hit dan pernah tercatat dalam Top 40 tangga musik dunia.

Boyzone akan bubar pada 2019, usai merayakan 25 tahun mereka dibentuk. Sebelum berpisah, boyband asal Irlandia ini akan menggelar konser perpisahan di Surabaya.Boyzone akan bubar pada 2019, usai merayakan 25 tahun mereka dibentuk. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

Pada 2009, grup ini ditinggalkan salah satu personelnya, Stephen Gately yang wafat karena menderita penyakit kelainan jantung (congenital heart defect). Tahun ini, Boyzone memutuskan akan merilis satu album terakhir pada akhir 2018 dan akan menjadi rilisan terakhir mereka, sebelum memutuskan bubar setelah rangkaian tur.


Kabarnya, album tersebut turut menjadi persembahan bagi mendiang Gately, yang mana proses pembuatannya diklaim mendapat bantuan dari Ed Sheeran dan Sam Smith.

CEO Star Media Nusantara, Lina Priscilla menyampaikan rasa bangga dan gembira karena berhasil memboyong Boyzone ke Indonesia, tepatnya di Surabaya.

"Kami sangat bangga dapat menjadi bagian dari Boyzone Asia Tour, di mana konser ini akan menjadi konser terakhir Boyzone setelah 25 tahun berkarya. Sebagai promotor dari konser Boyzone di Surabaya ini, kami sangat yakin konser ini akan menjadi momen yang akan dikenang sepanjang masa," ungkap Lina.

Sebelum menggelar konser di Surabaya, Boyzone diketahui akan turut menjadi penampil di gelaran festival musik Prambanan Jazz di Candi Prambanan, Yogyakarta yang dilangsungkan pada 17-19 Agustus 2018.

(res)