Via Vallen Ungkap Alasan Sebar 'DM' Pelecehan Seksual

Muhammad Andika Putra, CNN Indonesia | Rabu, 06/06/2018 15:52 WIB
Via Vallen Ungkap Alasan Sebar 'DM' Pelecehan Seksual Via Vallen mengungkapkan alasan menyebar pesan bernada pelecehan seksual dari seorang pesepak bola itu ke dunia maya. Ia juga punya pesan untuk netizen. (CNN Indonesia/Artho Viando)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyanyi dangdut Via Vallen mengungkapkan alasannya mengunggah percakapan bernada pelecehan seksual ke media sosial yang berujung kegemparan di mata publik.

"Kalau kenal [pelaku pelecehan seksual], enggak. Yang jelas saya suka bola, jadi saya tahu bahwa dia pemain bola. Dia pemain lapangan yang lagi bersinar," kata Via di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (6/6).

Meski demikian Via tidak akan melaporkan pelaku pelecehan seksual yang disebut netizen mengarah pada salah satu pemain sepak bola asing di salah satu klub di Indonesia itu.


Musisi asal Surabaya ini mengaku kaget dengan pesan yang dikirim oleh pelaku. Ia geram lantaran penyangi dangdut kerap kali dipandang sebelah mata.


Vallen menyebut tindakannya mengunggah foto tangkapan layar berisi pernyataan pelaku lewat fitur Instagram Story punya pesan tersendiri kepada perempuan Indonesia.

"Saya dapat DM [direct message, pesan personal] kayak begitu, saya merasa dilecehkan. Saya syok. Kok tiba-tiba begini ke saya? Memangnya saya perempuan apaan? Saya merasa seperti itu. Ya sudah makanya saya langsung screenshot," kata Via.

"Kita harus berani bertindak. Karena kalau diam saja, kita sama saja dukung orang seperti itu untuk melakukan lagi dan lagi," lanjutnya.

Unggahan Via kemudian viral di media sosial. Namun tak semua orang sepakat dengan Via. Banyak pula netizen yang mencibir keputusan Via untuk mengungkap ke publik soal percakapan tersebut.

Unggahan Via Vallen berisi pesan bernada pelecehan seksual.Unggahan Via Vallen berisi pesan bernada pelecehan seksual. (Screenshot via Instagram/@viavallen)
Bahkan banyak pula netizen yang menyebut percakapan tersebut sebagai "aib" dan tidak sepatutnya dipublikasikan.

Tapi di sisi lain, Via juga mendapatkan dukungan yang melimpah. Bahkan, banyak pula pesohor negeri yang membela Via dan menyebut posisi pelantun Sayang itu sebagai korban sudah sepatutnya dibela, bukan untuk dirundung.

Pun, sejumlah tagar bermunculan seperti #sayajuga yang mengikuti jejak gerakan #MeToo di Hollywood sebagai simbol perlawanan terhadap tindakan pelecehan seksual.


Atas dukungan netizen kepada Via, penyanyi asal Surabaya itu mengaku merasa bersyukur. Tapi ia juga punya pesan bagi netizen yang masih nyinyir atas kasus ini.

"Kemarin saya baca banyak yang dukung dan membenarkan tindakan saya, saya berterima kasih pada mereka," kata Via.

"Untuk yang bully dan bilang saya lebay, kembali lagi, perempuan yang baik kalau diperlakukan seperti itu pasti mereka enggak akan terima. Tapi untuk yang sudah biasa seperti, [pelecehan] itu akan biasa aja," lanjutnya.

"Yang mendukung pelaku pasti dia orang yang menurut dia perlakuan seperti itu sudah biasa," kata Via Vallen lagi. (end)