Istana House of Tully 'Game of Thrones' Dijual Rp9,5 Miliar

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Kamis, 02/08/2018 14:30 WIB
Istana House of Tully 'Game of Thrones' Dijual Rp9,5 Miliar Salah satu istana di 'Game of Thrones' dijual. (Ilustrasi/Courtesy of HBO)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lokasi syuting Game of Thrones kini bukan hanya sekadar bisa dikunjungi penggemar. Gosford Castle, salah satu istana yang digunakan untuk tempat tinggal klan Tully di Riverrun bahkan dapat menjadi milik pribadi.

Menurut laporan, bangunan itu kini dijual untuk umum dan ditawarkan dengan harga US$656 ribu atau hampir Rp9,5 miliar.

Properti itu terletak di Mullaghbrack Road di sebuah desa Markethill di Northern Island. Isinya 15 kamar tidur serta 10 kamar mandi.



Namun pemiliknya kelak perlu persiapan khusus ketika musim dingin tiba. Sebab menurut situs Maison Real Estate, bangunan itu tidak memiliki sistem pemanas.

Berdasarkan situs tersebut, kastel yang benar-benar dipakai untuk syuting film ini dibangun pada pertengahan 1800-an oleh Earl of Gosford kedua, Archibald Acheson dan sempat ditempatinya hingga 1921.

Keterangan tersebut juga mengklaim bahwa bangun itu dikuasai dan digunakan untuk menahan baik tentara dan tawanan perang selama Perang Dunia II.


Seperti diberitakan E!, setelah perang keluarga Achesons menjual properti itu kepada Kementerian Pertanian setempat dan mengubahnya menjadi Gosford Forest Park, hutan konservasi pertama di Irlandia Utara.

Namun kastel itu sempat kembali digunakan untuk keperluan militer, hingga kemudian diubah menjadi hotel dan belakangan lokasi syuting Game of Thrones.

Tidak jelas apa yang membuatnya kini dijual. Bisa jadi itu karena Game of Thrones sendiri akan memasuki musim final tahun depan. Syuting untuk musim kedelapan itu telah tuntas.


HBO dikabarkan masih akan melanjutkan dengan cerita prekuel, namun belum diketahui apakah Gosford Castle masih akan dibutuhkan di dalamnya. (rsa)