FOTO: Lukisan Gua 3.000 Tahun Cile Menunggu Pengakuan Dunia

AFP, CNN Indonesia | Senin, 06/08/2018 09:46 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Lembah Taira di Cile menyimpan banyak gua yang pernah dihuni manusia pada 3.000 tahun lalu. Peninggalan mereka, lukisan di dinding gua, menunggu diakui dunia.

Arkeolog berjalan menuju gua Taira, 75 kilometer di utara Calama, Cile. Di dinding gua tersebut, terdapat lukisan yang dibuat manusia pada tiga ribu tahun yang lalu. (AFP PHOTO / Martin BERNETTI)
Beberapa lukisan yang terdapat di gua Taira, terletak di ketinggian 3.150 meter di atas permukaan laut. Lukisan itu diyakini dibuat oleh menusia kala masih hidup di masa berburu dan meramu. (AFP PHOTO / Martin BERNETTI)
Para arkeolog mengatakan kawasan ini dihuni oleh para penggembala. Mereka melukis di dinding gua sebagai bentuk permohonan kepada dewa langit untuk meningkatkan hasil gembala ternak mereka. (AFP PHOTO / Martin BERNETTI)
Lukisan-lukisan gua ini pertama kali ditemukan oleh arkeolog asal Swedia, Stig Ryden pada 1944. (AFP PHOTO / Martin BERNETTI)
Salah satu lukisan yang terpenting dari temuan di gua Taira ini adalah gambar hewan Llama seperti pada gambar. Ini menunjukkan peran penting hewan tersebut dalam kehidupan gembala di masa lalu. (AFP PHOTO / Martin BERNETTI)
Hewan Llama bukan hanya penting sebagai hewan ternak. Hewan mirip kuda ini juga digunakan dalam hewan persembahan dalam upacara ritual, hingga keseharian. (AFP PHOTO / Martin BERNETTI)
Akan tetapi, seiring dengan berjalannya waktu, tradisi yang berkaitan dengan Llama memudar. Para arkeolog meyakini tradisi keagamaan berkaitan dengan Llama telah ada sejak 18 ribu tahun lalu. (AFP PHOTO / Martin BERNETTI)
Lukisan-lukisan di gua ini menjadi bukti peran penting Llama dalam kehidupan masyarakat Andes. Dan lukisan ini tengah berharap mendapatkan pengakuan dunia sebagai warisan budaya versi UNESCO. (AFP PHOTO / Martin BERNETTI)