FOTO: 'Peri Gigi' Penuntun Remaja Bali Menuju Dewasa

Anadolu Agency/Mahendra Moonstar, CNN Indonesia | Rabu, 15/08/2018 10:43 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Upacara tradisi metatah atau potong gigi di Bali mengantarkan para remaja menuju gerbang kedewasaan.

Ada satu upacara tradisi yang harus dijalani di Bali sebelum menjadi dewasa. (Mahendra Moonstar - Anadolu Agency)
Tradisi potong gigi yang disebut metatah, mepandes atau mesangih itu merupakan penanda remaja perempuan maupun laki-laki menuju dewasa atau memasuki kehidupan rumah tangga. (Mahendra Moonstar - Anadolu Agency)
Mereka biasanya harus sungkeman pada orang tuanya terlebih dahulu sebelum naik ke bale tempat potong gigi dan melaksanakan tradisi metatah. (Mahendra Moonstar - Anadolu Agency)
Setelah dikikir, mereka diminta menggigit beberapa benda yang melambangkan enam rasa, sebagai pertanda mereka telah siap mencecap semua rasa di dunia, lalu memegang koin kuno. (Mahendra Moonstar - Anadolu Agency)
Dalam tradisi itu, ada enam buah gigi yang dikikir, yakni dua gigi taring dan empat gigi tengah. Konon, itu merupakan lambang dari enam musuh dalam diri manusia. (Mahendra Moonstar - Anadolu Agency)
Enam musuh yang disebut Sad Ripu itu merupakan kama (nafsu), loba (ketamakan), krodha (amarah), mada (mabuk), moha (kebingungan), dan matsarya (iri hati). (Mahendra Moonstar - Anadolu Agency)
Keenamnya dipercaya bisa menjerumuskan manusia dan perlu dihilangkan. Jika sudah begitu, seseorang sudah dianggap dewasa dan diakui dalam masyarakat. (Mahendra Moonstar - Anadolu Agency)
Tidak hanya dilakukan setelah remaja perempuan mendapat datang bulan dan remaja laki-laki berubah suara, upacara yang sama juga dilakukan pada orang yang sudah meninggal, sebelum dikremasi. (Mahendra Moonstar - Anadolu Agency)