Mimpi Tame Impala Berkolaborasi dengan Daft Punk

Muhammad Andika Putra, CNN Indonesia | Jumat, 24/08/2018 07:43 WIB
Mimpi Tame Impala Berkolaborasi dengan Daft Punk Tame Impala mengungkapkan keinginan berkolaborasi dengan Daft Punk. (Wikimedia Commons/Allapologies v)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pentolan Tame Impala Kevin Parker mengungkapkan keinginan berkolaborasi dengan Daft Punk.

"Saya rasa [ingin berkolaborasi dengan] Daft Punk. Saya menganggap mereka sebagai legenda. Mereka sangat mirip dengan saya," kata Parker dalam wawancara bersama Billboard baru-baru ini.

Parker melanjutkan, "Tetapi saya bahkan tidak tahu apa yang akan saya lakukan [untuk berkolaborasi] atau bagaimana saya berkolaborasi dengan mereka."



Daft Punk merupakan duo musik elektronik asal Prancis yang terbentuk sejak 1993. Tak heran bila Parker menganggap duo yang sudah merilis empat album ini sebagai legenda.

Selain Daft Punk, Parker juga ingin berkolaborasi dengan rapper Kanye West. Namun, mimpi itu sudah tercapai lewat lagu Violent Crimes dalam album Ye yang dirilis Kanye Juni lalu.

Kolaborasi bersama Kanye, kata Parker, bisa terjadi karena pengarah kreatif bernama Willo Peron yang sudah lama bekerja sama dengan sang suami Kim Kardashian. Willo sering mendesain panggung dan kover album kanye. Ia juga kebetulan bekerja dengan Tame Impala.


Saat mengerjakan sebuah pertunjukan bersama Tame Impala itulah Willo bercerita bahwa Kanye ingin musik bernuansa psychedelic. Ia pun menyarankan agar Kanye bertemu Parker.

Parker memang melampiaskan genre psychedelic rock yang digelutinya dengan bergabung dalam Tame Impala. Sepanjang karier bermusik, band asal Australia itu sudah merilis tiga album, yaitu Innerspeaker (2010), Lonerism (2012) dan Currents (2015).

"Saya hanya berbincang sebentar di studio Kanye, lalu pergi. Selanjutnya perbincangan melalui telepon dan surel, karena saya harus kembali ke Perth [Australia]," kata Parker.


Kolaborasi seperti sudah langganan bagi Tame Impala. Maret lalu mereka berkolaborasi dengan DJ ZHU lewat lagu bertajuk My Life. Sayang, identitas psychedelic rock Tame Impala seakan hilang dalam lagu itu. Nuansa musik elektronik justru terasa lebih kuat.

Mengutip Billboard, Parker mengatakan saat ini Tame Impala sedang mengerjakan proyek terbaru. Mereka terakhir merilis album 2015 lalu. Namun kini ia enggan menjelaskan secara rinci. Ia bahkan tidak memastikan apakah lagu kolaborasi My Life bakal masuk di dalamnya.

"Saat ini, itu [mengerjakan album baru] fokus utama saya," kata Parker menegaskan.

[Gambas:Youtube] (rsa)