Maudy Koesnaedi Dapat Lebih dari Teater Ketimbang Film
CNN Indonesia | CNN Indonesia
Senin, 27 Agu 2018 14:12 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Maudy Koesnaedi ternyata lebih memilih teater ketimbang film. Itu disampaikannya secara tegas setelah terlibat dalam pementasan 'Ronggeng Kulawu' di Jakarta, Minggu (26/8).
"Selain passion-nya di situ, senang dengan panggung, dan biasanya saya merasa masih punya kebebasan untuk mengeksplorasi apa yang saya punya di sini," kata pemeran Zaenab dalam Si Doel The Movie itu. Menurutnya, kebebasan mengeksplorasi karakter terasa kurang di film.
Maudy membandingkan, di film ia melekat hanya pada sosok tertentu, seperti Zaenab.
"Sulit kalau ada tuntutan komersial mengerahkan karakter-karakter lain, sementara buat saya rasanya ingin ada sesuatu yang bisa dieksplorasi jadi tidak stereotipe terus. Dan saya menemukan kebebasan ini di panggung," tutur Maudy melanjutkan, dikutip Antara.
Di teater, Maudy bahkan tak hanya bermain peran. Di 'Ronggeng Kulawu' misalnya, selain sebagai Maesaroh ia juga menjadi produser pementasan. Bakatnya pun lebih tereksplorasi.
Lewat monolog dan dialog, ia sukses membuat penonton merinding.
Maudy mengawali karier sebagai None Jakarta. Namanya kemudian melejit saat menjadi Zaenab dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan. Selain sinetron, ia pun terlibat di banyak film, di antaranya Soekarno: Indonesia Merdeka, Negeri Van Oranje dan Surat Kecil untuk Tuhan.
Selain di depan kamera, Maudy juga sebenarnya menggagas sekaligus jadi pemimpin produksi Teater Abang None, sebuah komunitas pentas berisi para peserta kontes Abang None Jakarta.
(antara/rsa)
"Selain passion-nya di situ, senang dengan panggung, dan biasanya saya merasa masih punya kebebasan untuk mengeksplorasi apa yang saya punya di sini," kata pemeran Zaenab dalam Si Doel The Movie itu. Menurutnya, kebebasan mengeksplorasi karakter terasa kurang di film.
Maudy membandingkan, di film ia melekat hanya pada sosok tertentu, seperti Zaenab.
Lihat juga:Tokoh Broadway Neil Simon Meninggal Dunia |
"Sulit kalau ada tuntutan komersial mengerahkan karakter-karakter lain, sementara buat saya rasanya ingin ada sesuatu yang bisa dieksplorasi jadi tidak stereotipe terus. Dan saya menemukan kebebasan ini di panggung," tutur Maudy melanjutkan, dikutip Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
'Ronggeng Kulawu' mengisahkan tentang penderitaan seorang 'nyai' bagi tentara-tentara Jepang selama masa penjajahan. Maudy menampilkan betapa sosok yang ia perankan disiksa dan mengalami penderitaan hebat selama masa penjajahan Jepang itu.
Lihat juga:'Keluarga Cemara' Juga Punya Haters |
Lewat monolog dan dialog, ia sukses membuat penonton merinding.
Maudy mengawali karier sebagai None Jakarta. Namanya kemudian melejit saat menjadi Zaenab dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan. Selain sinetron, ia pun terlibat di banyak film, di antaranya Soekarno: Indonesia Merdeka, Negeri Van Oranje dan Surat Kecil untuk Tuhan.
Selain di depan kamera, Maudy juga sebenarnya menggagas sekaligus jadi pemimpin produksi Teater Abang None, sebuah komunitas pentas berisi para peserta kontes Abang None Jakarta.
Maudy Koesnaedi saat berperan di 'Ronggeng Kulawu.' (Dok. Image Dynamics) |
Maudy Koesnaedi saat berperan di 'Ronggeng Kulawu.' (Dok. Image Dynamics)