FOTO: Napas Seni Jalanan Hong Kong yang Terputus

AFP PHOTO / Philip FONG, CNN Indonesia | Jumat, 31/08/2018 07:48 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Seni jalanan yang biasa meramaikan Mong Kok terusir saat pemerintah memutuskan menghapus zona pejalan kaki di sana dan mengembalikan lalu lintas.

Di Shai Yeung Choi Street, Mong Kok, kawasan tersibuk di Hong Kong, bukan hanya ada sederet pertokoan dan jajanan. (AFP PHOTO / Philip FONG)
Itu juga panggung ekspresi sekaligus rumah bagi para musisi jalanan. (AFP PHOTO / Philip FONG)
Bebas dari kendaraan bermotor dan khusus untuk pejalan kaki, kawasan itu pun terbilang ‘ramah’ pertunjukan. (AFP PHOTO / Philip FONG)
Berbagai atraksi, tarian maupun nyanyian menarik perhatian turis maupun warga biasa sejak bertahun-tahun belakangan. (AFP PHOTO / Philip FONG)
Namun peraturan setempat ‘membunuh’ kreativitas itu. Sejak awal Agustus, zona pejalan kaki akan sepenuhnya dihapus dan kendaraan boleh lewat. (AFP PHOTO / Philip FONG)
Otomatis, pertunjukan jalanan pun kehilangan panggungnya, meski sebagian warga mengeluh bahwa sejak 2000 mereka selalu menimbulkan keributan. (AFP PHOTO / Philip FONG)
Paruh pertama tahun ini saja, sudah ada 320 aduan kebisingan. Sepanjang tahun lalu, polisi menerima 1.200 aduan yang sama. (AFP PHOTO / Philip FONG)
Meski kadang suara dari amplifier dan sorak-sorai serta tepuk tangan membuat sakit kepala, jalanan itu adalah pembudaya kesenian lokal. (AFP PHOTO / Philip FONG)
Artis lokal yang sempat mengunjungi kawasan itu akhir pekan lalu pun berharap pemerintah mendukung budaya jalanan di Mong Kok. (AFP PHOTO / Philip FONG)
Beberapa musisi jalanan Mong Kok mengaku mungkin akan pindah ke Causeway Bay’s Time Square atau Tsim Sha Tsui, distrik yang juga sibuk, namun tak bisa seinteraktif dan sebising saat biasanya. (AFP PHOTO / Philip FONG)