Pasar Ngingrong Ramaikan Festival Kuliner Gunungkidul

Kemenpar, CNN Indonesia | Sabtu, 08/09/2018 16:22 WIB
Pasar Ngingrong Ramaikan Festival Kuliner Gunungkidul Ilustrasi. (Foto: Riki Risnandar/Thinkstock)
Yogyakarta, CNN Indonesia -- Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Yogyakarta bakal meluncurkan destinasi digital terbarunya yakni Pasar Ngingrong di kawasan hutan Geosite Ngingrong, Gunungkidul pada pekan ini.

"Pasar Ngingrong akan resmi dibuka saat Festival Kuliner Gunungkidul, 8 September nanti. Acaranya berlangsung pukul 14.00 -19.00 WIB," ujar Koordinator GenPI Jogja Nunung Elizabeth, Jumat (7/8).

Bupati Gunungkidul Badingah, Dinas Pariwisata Gunungkidul, serta Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gunungkidul ikut meramaikan pembukaan destinasi digital kedua di kota tersebut.



Dia menuturkan acara dikemas dengan acara Festival Kuliner Gunungkidul, selain itu ada pula lomba foto Instagram.

Nunung menuturkan Pasar Ngingrong merupakan destinasi digital pertama di Yogyakarta yang mengkolaborasikan jemparingan, seni memanah. Pasar Ngingrong juga akan dikembangkan menjadi destinasi yang mengutamakan pengalaman tentang berpetualang macam susur gua  hingga flying fox.

"Selain itu wisatawan juga dapat mengikuti lomba foto selama acara berlangsung. Berbagai hiburan pun seperti musik akustik, tari tradisional, penampilan reog dan gejog lesung akan turut memeriahkan acara peresmian," katanya.

Persiapan Fisik

Terpisah, Koordinator Offline GenPI Jogja Ully Ashidiqi mengatakan banyak hal yang dipersiapkan menuju peresmian destinasi digital itu, baik dari promosi offline maupun online.  Tak hanya itu, persiapan fisik destinasi digital pun dilakukan.

Persiapan paling lama adalah pembangunan tempat makan yang menghabiskan waktu hingga tiga minggu. Koordinasi dengan segala pihak pun gencar dilakukan, termasuk bersama warga.

"Warga adalah kunci dari terselenggaranya kegiatan ini, tanpa warga persiapan fisik pasar tidak mungkin bisa dikebut dalam waktu seminggu. Dinas Pariwisata Gunungkidul, Dinas Pariwisata DIY, dan teman-teman komunitas pun sangat mendukung penuh," terang Ully. (asa)