Kata 'Instagram' dan 'Iftar' Masuk Kamus Merriam-Webster
Tim | CNN Indonesia
Kamis, 20 Sep 2018 04:54 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Kemajuan zaman semakin pesat. Semakin banyak pula kreasi yang diciptakan, salah satunya dalam hal bahasa.
Dikutip dari CNN International pada Rabu (19/9), kamus Merriam-Webster menambahkan sebanyak 840 kata baru dalam daftarnya.
Ratusan kata tersebut berupa kata yang sehari-hari diucapkan dan cenderung tidak baku, namun populer di dunia.
Beberapa netizen yang membalas cuitan informasi Merriam-Webster mengatakan kalau kata-kata tersebut "dilahirkan" oleh kaum milenial.
Bagi pecinta bahasa, ratusan kata-kata yang masuk dalam daftar kamus Merriam-Webster ini tentu saja membuat dahi berkerut.
Sejumlah kata yang masuk dalam daftar ialah; rando, adobrs, fav, mocktail, Instagramming, airplane mode, dan force quit.
Kata-kata singkatan juga ikut masuk dalam daftarnya, seperti hangry (hungry + angry) dan TL;DR (too long; didn't read).
Kata iftar (puasa), gochujang (saus pedas Korea), guac (guacamole), marg (margarita) dan avo (alpukat), juga ikut masuk di dalamnya karena semakin banyak orang yang mengucapkannya, meski sebelumnya kata-kata tersebut hanya populer di beberapa negara.
"Penambahan kata baru adalah bagian dari perjalanan selama perkembangan bahasa dunia," tulis pihak Merriam-Webster dalam keterangan resminya.
"Kata-kata ini masuk dalam daftar karena telah menjadi kata yang umum diucapkan di dunia," lanjutnya.
[Gambas:Twitter]
(ard)
Dikutip dari CNN International pada Rabu (19/9), kamus Merriam-Webster menambahkan sebanyak 840 kata baru dalam daftarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi pecinta bahasa, ratusan kata-kata yang masuk dalam daftar kamus Merriam-Webster ini tentu saja membuat dahi berkerut.
Kata-kata singkatan juga ikut masuk dalam daftarnya, seperti hangry (hungry + angry) dan TL;DR (too long; didn't read).
Kata iftar (puasa), gochujang (saus pedas Korea), guac (guacamole), marg (margarita) dan avo (alpukat), juga ikut masuk di dalamnya karena semakin banyak orang yang mengucapkannya, meski sebelumnya kata-kata tersebut hanya populer di beberapa negara.
"Penambahan kata baru adalah bagian dari perjalanan selama perkembangan bahasa dunia," tulis pihak Merriam-Webster dalam keterangan resminya.
"Kata-kata ini masuk dalam daftar karena telah menjadi kata yang umum diucapkan di dunia," lanjutnya.
[Gambas:Twitter]
(ard)