VIDEO: Diracun, Personel Pussy Riot Tuduh Militer Rusia

CNN/Yoko Yonata, CNN Indonesia | Jumat, 28/09/2018 20:36 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Personel Pussy Riot yang diduga diracun, Pyotr Verzilov, dikabarkan sudah membaik setelah 12 hari koma berjuang melawan efek racun dalam tubuhnya. Ia sempat tidak bisa melihat bahkan menggerakkan tubuhnya, sampai ingatannya hilang.

Namun ketika ia sadar, dokter mengatakan bahwa dirinya keracunan, ia pun sempat mencurigai pernyataan tersebut.

Ia menduga bahwa ia telah diserang oleh unit militer khusus Rusia yang bernama GRU karena aktifitas politik Verzilov yang sedang menyelidiki rekannya yang dibunuh tanpa ada penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian.