Bertemu Donald Trump, Kanye West Ungkap Rasa 'Cinta'

CNN Indonesia | Jumat, 12/10/2018 13:35 WIB
Bertemu Donald Trump, Kanye West Ungkap Rasa 'Cinta' Kanye West tak membuang waktu saat bertemu Donald Trump. Dirinya membicarakan banyak hal, mulai dari masalah lapangan kerja hingga kesukaannya kepada Trump. (REUTERS/Lucas Jackson)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kanye West benar bertemu dan bercengkerama dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dalam pertemuan tersebut, West pun tak sungkan mengungkapkan kesukaannya terhadap Donald Trump.

Kanye bertemu Trump dalam sebuah sesi di Ruang Oval Gedung Putih, Kamis (11/10) siang waktu Washington DC. Ditemani wartawan, Kanye mengungkapkan banyak hal di hadapan Trump langsung.

West sempat menceritakan tentang kondisi bipolar yang ia miliki. West menyebut dirinya juga memiliki kondisi kurang tidur bahkan gejala demensia atau pikun.


Atas kisah hidupnya, West mendorong Trump untuk membangun industri farmasi untuk menghasilkan obat dan mendulang pendapatan bagi negara.


Kanye West datang dengan pakaian hitam dan mengenakan topi merah bertuliskan 'Make America Great Again' yang menjadi simbol kampanye Trump pada 2016 lalu.

West pun menyampaikan rasa sukanya kepada Trump, meskipun sang presiden membalas dengan canda: "Saya tak ingin menempatkan Anda dalam posisi 'suka',"

"Saya berdiri dalam posisi itu," kata West membalas ucapan Trump.

"Saya mencintai pria ini. Biarkan saya memberikan dirinya sebuah pelukan. Saya cinta dirinya," kata West yang kemudian melintasi ruangan dan memeluk Trump, seperti video yang diunggah di media sosial.



Dalam pertemuan tersebut, Kanye West juga memberikan pendapatnya tentang permasalahan lapangan kerja yang dihadapi masyarakat Amerika Serikat.

"Kita harus membawa pekerjaan ke Amerika karena ekspor terbaik kita adalah ide dan hiburan, namun ketika kita membuat semuanya di China dan bukan di Amerika, kita mengkhianati negara kita," kata West.

"Dan kita menempatkan masyarakat di posisi yang harus melakukan hal ilegal yang berakhir di industri paling murah, sistem penjara," lanjutnya.


Kanye West juga mengungkapkan pandangannya soal lawan Trump pada 2016 lalu, Hillary Clinton. Menurutnya, ia juga menyukai Clinton, namun pesan yang dibawa Trump merasuk dalam sukmanya.

"Saya menyukai Hillary. Saya menyukai semua orang, benar? Namun kampanya 'I'm with Her' tidak menggugah saya, sebagai seorang pria yang tidak melihat ayah saya sepanjang waktu.. Ada sesuatu yang ketika saya memakai topi ini membuat saya merasa seperti Superman," kata West.

(end)