Kakak Tiri Tuduh Pidato Meghan Markle Sebagai Kebohongan

CNN Indonesia | Kamis, 25/10/2018 15:35 WIB
Kakak Tiri Tuduh Pidato Meghan Markle Sebagai Kebohongan Berpidato di depan orang banyak di Jepang, Meghan Markle dituduh berbohong oleh kakak tirinya.Foto: REUTERS/Phil Noble
Jakarta, CNN Indonesia -- Kakak tiri Meghan Markle, Samantha tampaknya kembali menyalakan api permusuhan setelah sepekan silam secara terbuka meminta maaf kepada istri Pangeran Harry itu.

Baru-baru ini, ia menuduh pidato yang diberikan Meghan di University of The South Pasific di Fiji pada Rabu (24/10) kemarin, dipenuhi dengan kebohongan. Dalam pidato itu, Meghan berbagi kisah bagaimana ia dapat lulus dari perguruan tinggi berkat beasiswa yang diperolehnya.

"Sebagai lulusan universitas, saya pribadi merasakan kebanggaan dan kegembiraan menempuh pendidikan di universitas," ungkap Meghan memulai pidatonya.


"Mulai dari saat menerima surat penerimaan, hingga ujian yang membuatmu menghabiskan malam yang tak terhitung jumlahnya untuk belajar, persahabatan seumur hidup yang kau buat dengan sesama alumni, dan saat menerima gelar diploma. Perjalanan perguruan tinggi adalah luar biasa, berpengaruh, dan yang sangat penting."

"Saya juga sepenuhnya sadar akan tantangan untuk dapat membiayai pendidikan tingkat ini bagi banyak orang di seluruh dunia - termasuk saya sendiri," lanjut Meghan di depan orang banyak.



"Melalui beasiswa, program bantuan keuangan, dan belajar kerja di mana penghasilan saya dari pekerjaan di kampus untuk membiayai kuliah saya - bahwa saya bisa kuliah di universitas. Dan, tanpa pertanyaan, itu layak untuk setiap usaha."

Menanggapi pidato Meghan, Samantha menyatakan bahwa adik tirinya itu tak pernah mendapat beasiswa selama kuliah. Menurutnya, Meghan dibiayai secara penuh oleh sang ayah, Thomas Markle.

"Ayah kami membayar semua pendidikannya! Pidato ini tidak benar," katanya di Twitter.

"Hentikan berbicara mengada-ada!" lanjut Samantha.

"Jangan pernah menghargai kebohongan tidak peduli seberapa halus itu! Ini salah dan tidak ada kekuatan di planet ini yang akan mengambil ini dari ayah saya. Dia harus menginspirasi wanita dengan kebenaran dan dengan rasa syukur! Beri contoh dengan rasa syukur dan kebenaran, bukan kebohongan."

Padahal, baru sepekan yang lalu Samantha secara terbuka meminta maaf kepada Meghan dan suaminya, Pangeran Harry, atas setiap kesalahpahaman di masa lalu. Sejak setahun terakhir, terdapat ketegangan antara Meghan dan beberapa anggota keluarganya, termasuk Samantha dan sang ayah Thomas Markle. Namun minggu lalu, Samantha mengatakan dia ingin melepaskan semua drama di belakang mereka demi kehamilan Meghan.

"Semua orang hanya perlu menutup mulut dan membiarkan ini menjadi hal yang hebat bagi mereka, bagi dunia, untuk keluarga dan di sanalah saya berada," Samantha mengatakan kepada DailyMailTV.

"Sangat penting bahwa semua orang mengesampingkan ego mereka. Meghan melakukan beberapa hal dengan [mengecewakan] ayahku, tetapi di hatiku, saya mencintainya dan ingin dia serta bayinya melakukan dengan baik."



Samantha pun kemudian meminta maaf atas ketegangan masa lalu dan mengungkapkan kegembiraannya untuk pasangan serta bayi mereka.

"Saya sangat gembira, saya sangat senang untuk kalian dan saya benar-benar minta maaf atas ketegangan dan kebingungan di masa lalu dan kesalahpahaman dan hal-hal yang saya katakan ketika saya tidak mengerti apa yang sedang terjadi dan saya ingin ini juga bekerja untuk ayah saya," kata Samantha.

"Tapi ini hanya waktu yang tepat untuk kalian dan Meg, aku mencintaimu. Selamat untuk kalian berdua. Mari kita biarkan semuanya pergi dan kalian berdua menjadi orang tua bahagia yang luar biasa - aku sangat senang untuk kalian berdua," ujarnya.

Harry dan Meghan saat ini sedang dalam tur kerajaan pertama mereka sebagai pasangan yang sudah menikah. Duo ini akan menyelesaikan tur minggu depan di Selandia Baru. (agn/rea)