Imigrasi Nyatakan Lee Jong Suk Belum Penuhi Panggilan

CNN Indonesia | Senin, 05/11/2018 19:24 WIB
Imigrasi Nyatakan Lee Jong Suk Belum Penuhi Panggilan Pihak imigrasi menyatakan tidak ada penahanan kepada aktor Korea Lee Jong Suk. Tindakan terhadap Jong Suk dianggap sebagai prosedur rutin. (Foto: AFP PHOTO / Starnews)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Teodorus Simarmata membantah kabar penahanan terhadap aktor asal Korea Selatan Lee Jong Suk di Indonesia. Menurutnya, pihak imigrasi hanya melakukan kegiatan rutin terkait keberadaan dan aktivitas warga negara asing di Indonesia.

"Tidak ada penahanan, imigrasi Jakarta Selatan melakukan pemanggilan untuk interview terkait keberadaan dan aktivitasnya selama di Indonesia," katanya kepada CNNIndonesia.com, saat dihubungi Senin (5/11) malam.

Dia menambahkan bahwa kegiatan rutin itu menjadi salah satu pekerjaan imigrasi demi melakukan pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing di Indonesia.


Meski demikian, kata Teodorus, hingga sore tadi Lee Jong Suk belum memenuhi panggilan dari pihak imigrasi.

"Sampai sore tadi belum datang, tapi bersangkutan dipastikan masih berada di Indonesia," katanya sembari menyatakan bahwa setelah ini pihak imigrasi akan meneliti terkait perizinan Lee Jong Suk saat masuk dan aktivitasnya selama berada di Indonesia.

"Nanti detail lebih lanjutnya akan kami rilis," tambahnya.



Jong Suk berada di Indonesia dalam rangka menjumpai penggemarnya dalam acara Fan Meeting pada Sabtu (3/11) di The Hall Kasablanka, Jakarta. Meski proses selama jumpa fan berlangsung mulus, bintang drama 'Pinocchio' itu tertahan sementara di Jakarta dan belum bisa berpulang ke tanah kelahirannya karena kesalahan promotor.

Promotor Indonesia Yes24 yang menggelar acara jumpa fan itu disebut Jong Suk, tak melaporkan pendapatannya dari acara tersebut dengan benar.

"Promotor [untuk pertemuan penggemar] di Jakarta, Yes24, melaporkan keuntungan kepada otoritas pajak setempat (dengan jumlah) yang lebih rendah daripada yang sebenarnya," ungkap aktor berusia 29 tahun itu, dilansir dari Sompii.

"Meskipun saya dan staf saya sendiri tidak terlibat dalam hal (pajak) ini, mereka (pihak Indonesia) mengambil paspor kami dan belum mengembalikannya. Saya harap Yes24 itu, dan agensi mereka, The Cre8tive Lab dan Yumetomo menyelesaikan masalah ini dengan cepat," tambahnya.



Seorang sumber dari agensi Lee Jong Suk, A-Man Project mengonfirmasi apa yang dikatakan aktor tersebut.

"Mereka (Jong Suk dan staf) semula seharusnya meninggalkan Jakarta pada tanggal 4 November. Namun, muncul masalah antara promotor lokal Yes24 dan pihak berwenang Indonesia. (Hal itu disebabkan) Yes24 melaporkan bahwa tiket yang terjual lebih sedikit daripada yang sebenarnya, itu menjadi masalah," jelasnya.

"Kami percaya bahwa paspor disita dari orang yang bertanggung jawab atas mereka. Hari ini, kami bekerja keras untuk menyelesaikan masalah di Jakarta. Lee Jong Suk saat ini di Jakarta," ucap agensi.

Atas kendala ini, pihak agensi menyebut aktivitas Jong Suk di Korea Selatan terpaksa tertunda.

Melalui akun media sosial miliknya, Jong Suk sendiri sempat merasa kebingungan dan curhat terjebak di negara orang. Ia menceritakan itu lewat unggahan sebuah foto bandara udara dan meluapkan kondisinya yang sedang tertahan di Bandara Soekarno-Hatta usai acara jumpa fan.

"Saya bisa mengakhiri jumpa fan hari ini dengan hati yang penuh rasa terima kasih. Tetapi, saya dan semua staf saya terjebak di Jakarta. Saya pikir kami telah ditahan sejak kemarin," curhat Jong Suk dalam unggahan di Instagram yang kini telah dihapus.

CNNIndonesia.com telah mencoba menghubungi pihak Yes24 Ent Indonesia tetapi belum mendapatkan respons hingga berita ini dinaikkan. (agn/rea)