Maria Ozawa Keluhkan Panggilan Imigrasi, Warganet Minta Maaf

CNN Indonesia | Rabu, 07/11/2018 20:14 WIB
Maria Ozawa Keluhkan Panggilan Imigrasi, Warganet Minta Maaf Membaca keluhan Maria Ozawa terkait perlakuan pihak imigrasi Bali yang menimpanya, warganet pun beramai-ramai menunjukkan dukungan terhadap Ozawa. (Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kunjungan mantan aktris film dewasa Maria Ozawa ke Indonesia diwarnai dengan rasa kecewa ketika harus berhadapan dengan pihak imigrasi Bali.

Diperiksa selama tiga jam di tengah malam, wanita dengan sapaan Miyabi itu merasa dlecehkan dan tidak dihargai privasinya.

Rasa kesal itu pun dicurahkan di berbagai akun media sosialnya yang sontak mengundang derasnya komentar warganet Indonesia yang meminta maaf.




"Maaf mengenai itu, Maria. Selamat datang di Indonesia. Jangan menyerah datang ke Indonesia lagi. Berhati-hatilah dan selamat berlibur," ucap @winsthen.

Tak hanya itu, beberapa warganet merasa malu atas tindakan pihak berwajib Denpasar, Bali.

"Gimana nih @ditjen_imigrasi? Kelakuan anak buah kalian norak, menjijikan. Bukannya kalian itu gerbang pertama negara ini ya?" keluh @althediscreet



"Malu-maluin nih petugas imigrasi Bali. Pihak terkait usut nih anak buahnya, sampe bikin status di Facebook tuh Maria Ozawa nya," ungkap @rhiner97 malu.



Kasus yang viral inipun mengundang perhatian aktris dalam negeri Nikita Mirzani. "Sayang, hati-hati ya," pesan bintang televisi itu, yang kemudian dibalas Ozawa, "Terima kasih, sayang." 



Ozawa mengaku datang ke Indonesia untuk menghadiri pesta ulang tahun sahabatnya yang diketahui adalah disjoki Barbie Nouva pada Senin (6/11).

"Halo Indonesia, ini Maria Ozawa dan saya ingin mengundang kalian semua ke ulang tahun Barbie di pesta tropikal pada 6 November 2018. Saya pasti datang ke pestanya dan saya tidak sabar bertemu kalian semua dan kita semua akan bersenang-senang. Jadi kalian harus datang dan sampai bertemu," salam Miyabi melalui sebuah video singkat yang diunggah Barbie satu minggu yang lalu.

[Gambas:Instagram]

Dalam pernyataan terkini terkait kasus ini, Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Teodorus Simarmata mengatakan Ozawa diperiksa di kantor Imigrasi Denpasar, Bali akibat ada dugaan kegiatan yang tidak sesuai dengan perizinan.

Menurutnya, tindakan tersebut sudah sesuai dengan Standart Operation Procedure atau SOP. Selain itu, ia menjelaskan pihak Imigrasi Denpasar telah menyatakan tidak ada personel mereka yang berswafoto dengan Ozawa. (tsy/rea)