Kim Kardashian Anggap Kanye West 'Gagap' Politik

CNN Indonesia | Jumat, 16/11/2018 02:52 WIB
Kim Kardashian Anggap Kanye West 'Gagap' Politik Kim Kardashian mengakui bahwa suaminya, Kanye West kagok akan dunia politik sehingga 'baper' merasa dimanfaatkan. (Jamie McCarthy/Getty Images for Yeezy Season 4/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rapper Kanye West dikenal cukup aktif berurusan dengan politik sebelum memutuskan mundur karena merasa diperalat baru-baru ini. Namun di balik itu, sang istri Kim Kardashian mengungkapkan bahwa suaminya banyak salah paham soal tindakan politisnya.

"Saya rasa dia [Kanye] sangat salah paham [tentang politik] dan seorang komunikator yang sangat buruk," kata bintang TV 'Keeping Up With The Kardashians' itu saat menghadiri panel diskusi 2018 Criminal Justice Reform Summit, Rabu (14/11).

Ibu dua anak ini kemudian mengaku bahwa dirinya harus mengajarkan Kanye berbagai hal agar tak terjebak dalam kemelut politik Amerika Serikat.


"Waktu kami membicarakannya, kami punya pandangan politik yang sangat sama. Sebenarnya ia tidak terlalu politis, ia hanya kebetulan suka dengan kepribadian Donald Trump, tetapi tidak tahu soal kondisi politik. Jadi saya sedang mengedukasinya belakangan ini," ungkap Kim.


Dia pun menambahkan bahwa di masa itu, hubungan Kanye dan Trump kerap disalahartikan. Menurutnya, Kanye hanya menilai Trump sebagai teman, bukan rekan politik.

"Dia [Kanye] akan selalu mengatakan dia [Trump] ramah dengan dirinya sebelumnya, dan dia orang yang sama ramah dengannya sekarang. Saya juga bisa hidup berdampingan dengan seseorang dan masih memiliki pandangan politik yang berbeda," kata Kim.

Belum lama ini, setelah pertemuannya dengan Trump, Kanye menyatakan bahwa dia memilih mundur dari politik dan memilih fokus pada dirinya sendiri.

"Mata saya sekarang telah terbuka lebar dan saya sadar bahwa saya telah diperalat untuk menyebarkan pesan yang tak saya yakini," ungkapnya melalui akun Twitter.


"Sekarang saya memberi jarak diri saya dari politik dan sepenuhnya fokus untuk menjadi kreatif," lanjutnya



Menanggapi hal itu, Kim mengatakan bahwa dirinya selalu siap berada di belakang Kanye untuk membenarkannya.

"Setelah dia pergi ke Gedung Putih atau telah terang-terangan [bicara politik], saya bisa dengan mudah berada di media sosial dan mengoreksinya," ujar Kim, dikutip dari Just Jared.

"Tetapi saya percaya orang memiliki perjalanan mereka sendiri. Saya tahu hatinya, jadi saya tahu bahwa suatu hari apa yang ingin dia katakan akan keluar. Dibutuhkan waktu yang lama jadi saya melompat dan membantu, tetapi saya tahu hatinya sehingga saya tidak pernah terlalu stres." (tsy, agn/end)