FOTO: 'Menonton' Raja Pop Michael Jackson di Dinding Pameran

Reuters, CNN Indonesia | Jumat, 23/11/2018 08:21 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Mengambil tajuk Michael Jackson: On the Wall, pameran ini didedikasikan untuk The King of Pop yang meninggal dunia pada Juni 2009 silam.

Karya seni yang dibuat oleh artis Yan Pei-Ming dipamerkan dalam pameran yang ditujukan untuk Michael Jackson, diadakan di Grand Palais, Paris, Prancis, pada 21 November 2018. (REUTERS/Benoit Tessier)
Seorang pengunjung tengah mengamati 'The King of Pop' karya Mark Ryden di pameran bertajuk 'Michael Jackson: On the Wall' di Grand Palais, Paris, Prancis. (REUTERS/Benoit Tessier)
Sebuah karya lain dari Yan Pei-Ming dengan latar berwarna hitam-putih bergambar wajah sang Raja Pop, Michael Jackson, dalam ukuran besar dipajang di Grand Palais, Paris, Prancis. (REUTERS/Benoit Tessier) 
Artis Kehinde Wiley memilih menggambarkan Michael Jackson sebagai seorang raja di era silam di atas kanvas, bertitel 'Equestrian portrait of the King Philip II' (2010). (REUTERS/Benoit Tessier) 
'Who's Bad' adalah titel untuk karya seni dari Faith Ringgold ini, menampilkan Michael Jackson dalam kostum kebanggann. (REUTERS/Benoit Tessier) 
Pengunjung terlihat berkerumun di depan karya seni yang dikerjakan oleh David LaChapelle, yang memberi sentuhan sayap di punggung Michael Jackson. (REUTERS/Benoit Tessier) 
Pematung Appau Junior Boakye-Yiadom memilih sepatu sebagai simbolisasi. Sepatu dan tarian moonwalk sesungguhnya selalu jadi bagian dari seorang Michael Jackson. (REUTERS/Benoit Tessier)
Artis Dan Mihaltianu menyebut karyanya ini sebagai 'Last Days of Michael Jackson in Bucharest', dibuat pada 1992-2013, menjadi salah satu yang menarik perhatian pengunjung Grand Palais, Paris, Prancis. (REUTERS/Benoit Tessier) 
Pengunjung pameran Michael Jackson: On the Wall mengamati karya Isa Genzken yang berjudul 'Wind' (2009). (REUTERS/Benoit Tessier) 
Artis Hank Willis Thomas menampilkan Michael Jackson sewaktu belum banyak terkena pisau bedah di meja operasi, dalam tajuk 'Time Can Be a Villain or a Friend'. Sepanjang kariernya, penampilan Jackson selalu dibicarakan publik. (REUTERS/Benoit Tessier)