Proyek Sekuel 'Crazy Rich Asians' Menunggu Jadwal Sutradara

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 07/12/2018 18:42 WIB
Proyek Sekuel 'Crazy Rich Asians' Menunggu Jadwal Sutradara Salah satu potongan adegan film 'Crazy Rich Asians'. (Foto: Sanja Bucko/WARNER BROS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kesuksesan film Crazy Rich Asians memang tak dapat disangkal lagi, sehingga sekuelnya pun segera direncanakan. Tak tanggung-tanggung, dua film sekaligus disebut akan dipersiapkan.

Namun proses pembuatan itu belum memiliki jadwal tertentu. Bukan karena keengganan studio terkait, tetapi karena kelonggaran waktu yang dimiliki kru dan pemeran film.

Melansir Ace Showbiz, duet produser Nina Jacobson dan Brad Simpson menyebutkan saat ini Adele Lim dan Peter Chiarelli sedang mengerjakan skrip. Lanjutan film drama yang mengungkap rahasia dan mitos tentang para orang kaya ini tak akan dibuat sebelum 2020.


Alasan utamanya, sutradara Jon M. Chu sudah terikat kontrak untuk menyelesaikan adaptasi film peraih Tony Award, In the Heights yang bakal memulai syuting tahun depan.


Untuk 'berterimakasih' atas kesabaran penggemar yang telah menunggu-nunggu lanjutan Crazy Rich Asians, pihak produser berencana untuk langsung mengambil gambar untuk dua sekuel kisah cinta Rachel Chu dan Nick Young tanpa jeda, atau 'back-to-back'.

"Kami akan melakukan proses syuting kedua film bersama," janji Jacobson.

Film Crazy Rich Asians baru-baru ini mendapat dua nominasi untuk Golden Globes Awards, masing-masing untuk kategori Best Motion Picture - Musical or Comedy dan Best Actress in a Motion Picture - Musical or Comedy yang diraih oleh Constance Wu.

"Peraihan ini bukan hanya untuk orang Asia-Amerika, tetapi untuk kelompok-kelompok lain yang kurang diperhitungkan," ucap Wu.


"Ketika kau adalah seorang anak kecil dan kau melihat banyak cerita yang berbeda dari pengalamanmu, kau mulai mempertanyakan nilai diri dan mempertanyakan cara yang tepat untuk menjadi seorang Amerika," lanjutnya.

"Saat orang berinvestasi di proyek yang mengekspresikan Asia-Amerika, itu memberitahu mereka yang tidak hidup di kota-kota besar, bahwa perjalanan dan kultur mereka sebagai orang Amerika tetap dihargai oleh orang lain," tutur Wu.

Film Crazy Rich Asians yang sepenuhnya digarap oleh pelaku seni berdarah Asia, bukan hanya sukses secara komersial, namun juga dinilai membuka jalan bagi orang Asia di Hollywood, mengingat selama ini jumlahnya masih sangat kecil dan selama bertahun-tahun menjadi minoritas. (rea)