Tutup Tahun, Box Office Dunia Diprediksi Tembus Rp606 T

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Minggu, 30/12/2018 10:13 WIB
Tutup Tahun, Box Office Dunia Diprediksi Tembus Rp606 T 'Avengers: Infinity War' menjadi film paling laris di 2018. (Dok. Walt Disney Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jumlah pendapatan dari industri perfilman dunia pada 2018 menunjukkan peningkatan dari sebelumnya. Diprediksi, box office dunia akan menutup 2018 dengan pendapatan mencapai US$41,7 miliar atau setara dengan Rp606,5 triliun.

Diberitakan Variety, capaian tersebut naik 2,7 persen dari tahun lalu dengan dominasi peningkatan terjadi di pasar domestik Amerika Utara.

Menurut data proyeksi Comscore, pasar domestik Amerika Utara akan mampu menembus US$11,9 miliar di akhir tahun. Angka tersebut naik tujuh persen dari 2017.


Sedangkan pasar internasional diprediksi akan mampu membukukan US$29,8 miliar, naik 2,7 persen dari tahun sebelumnya.


Peningkatan pendapatan box office tersebut salah satunya disebabkan dari empat judul film yang berhasil masuk ke golongan US$1 miliar: 'Avengers: Infinity War' milik Disney dan Marvel dengan US$2,05 miliar, 'Black Panther' milik Disney dan Marvel dengan US$1,35 miliar, 'Jurassic World: Fallen Kingdom' milik Universal dengan US$1,3 miliar, dan 'Incredibles 2' garapan Disney dan Pixar dengan US$1,24 miliar.

Setelah empat judul tersebut, ada film 'Venom' milik Sony Pictures yang mendulang US$885 juta, diikuti oleh 'Mission: Impossible - Fallout' dari Paramount dengan US$791 juta, 'Deadpool 2' dari Fox dengan US$735 juta, dan 'Bohemian Rhapsody' dari Fox dengan US$668 juta.

Selain itu, pada tahun ini pula terdapat 53 judul film Hollywood yang mampu mendulang lebih dari US$100 juta pada box office global.


Salah satunya adalah 'A Quite Place' yang secara mengejutkan mampu mendulang pendapatan mencapai US$340,7 juta dari bujet yang hanya sekitar US$20 juta.

Pertumbuhan box office pada tahun ini juga menjadi penyegar bagi industri perfilman dunia setelah pada 2017 mengalami penurunan penonton lantaran beralih ke layanan streaming, salah satunya dengan perkembangan pesat Netflix.

Paul Dergarabedian, seorang analis dari Comscore mengatakan kepada Variety bahwa para studio besar secara efektif dan sukses menaklukkan tantangan sepanjang tahun, mulai dari film yang beragam hingga kembali menarik penonton ke bioskop. (end)