Pearl Jam Hentikan Layanan Berlangganan Penggemar

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Senin, 31/12/2018 20:15 WIB
Pearl Jam Hentikan Layanan Berlangganan Penggemar Pearl Jam menghentikan layanan berlangganan per 1 Januari 2019. (REUTERS/Andrew Kelly)
Jakarta, CNN Indonesia -- Band rock asal Amerika serikat, Pearl Jam akan memberhentikan layanan berlangganan Ten Club Single pada 1 Januari 2019 esok. Itu merupakan layanan untuk penggemar yang memberi pelanggannya produk musik eksklusif nan langka dari Pearl Jam.

Melansir Pitchfork, pengumuman bahwa layanan itu akan diberhentikan disampaikan oleh Pearl Jam pada Kamis (27/12) lalu. Mereka tidak menjelaskan alasan pemberhentiannya.

"Mulai 1 Januari 2019, Ten Club Single akan berakhir. Kami berharap kalian menikmati koleksi spesial [kami] selama 25 tahun belakangan. Pearl Jam dan kami semua di Ten Club mengapresiasi kesetiaan dan dedikasi kalian," demikian pengumuman itu berbunyi.



"Sangat luar biasa menyaksikan klub penggemar kami berkembang dalam beberapa tahun menjadi komunitas yang kuat hingga seperti ini. Kami tak sabar melihat bagaimana ke depannya."

Band yang dibentuk tahun 1990 itu menjamin para pelanggannya yang telah membayar biaya berlangganan atau memperbaharui keanggotaan mereka di tahun 2017 dan 2018 akan tetap menerima Ten Club Single sampai tahun kedaluwarsa mereka.

Selama ini, Ten Club merupakan usaha Pearl Jam membangun kedekatan dengan fan.

Band yang beranggotakan lima orang ini telah merilis delapan album: Ten (1991), Vs (1993), Vitalogy (1994), No Code (1996), Yield (1998), Binaural (2000), Rict (2003), dan Pearl Jam (2006). (nda/rsa)