Lima Rekomendasi Film Akhir Pekan

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Jumat, 18/01/2019 16:52 WIB
Lima Rekomendasi Film Akhir Pekan Film 'Take Point'. (dok. CJ Entertainment)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pekan ini, rekomendasi film yang bisa Anda tonton untuk akhir pekan cukup beragam. Mulai dari karya sineas lokal, Hollywood, hingga Korea.

Dari dalam negeri, ada film Preman Pensiun yang diangkat dari sinetron sukses bertajuk senada yang sempat diperankan oleh almarhum Didi Petet. Selain itu, Keluarga Cemara juga masih tayang.

Film Glass dari sutradara M Night Shyamalan akhirnya rilis di bioskop. Film ini merupakan kelanjutan dari Unbreakable (2000) dan Split (2016).


Sejumlah film unggulan box office Negeri Gingseng telah rilis di Indonesia, seperti Take Point yang menawarkan ketegangan dan Swing Kids yang drama musikal.

Merangkum laman jaringan bioskop 21 Cineplex, CGV Blitz, dan Cinemaxx, berikut lima rekomendasi film akhir pekan kali ini.


Glass

M. Night Shyamalan membawa kembali kisah ikonis Unbreakable yang dirilis 19 tahun silam dan Split pada 2016 lalu, dalam film Glass. Film ini melanjutkan sekaligus menjadi penutup cerita dari dua film tersebut.

Para pemainnya masih sama. Bruce Willis sebagai David Dunn, Samuel L. Jackson sebagai Elijah Price atau dikenal Mr. Glass, dan James McAvoy sebagai Kevin Wendell Crumb, tokoh yang memiliki ragam identitas.

Latar waktu di film ini diatur 16 tahun setelah kejadian dalam Unbreakable. Posisi Dunn ditampilkan telah menjadi anti-hero yang dikenal dengan sebutan The Overseer, sosok pelindung warga Philadelphia.

Selama menolong warga, Dunn mendapatkan bantuan dari putranya, Joseph (masih diperankan Spencer Treat Clark). Kali ini, Dunn menggunakan kekuatannya untuk melacak Kevin Wendell Crumb, seorang anak lelaki yang memiliki 24 kepribadian.

Film berkategori Remaja ini tersedia di seluruh jaringan bioskop.

[Gambas:Youtube]

Preman Pensiun

Diangkat dari kisah sinetron sukses bertajuk senada, film 'Preman Pensiun' berisi kelanjutan kisah Muslihat usai benar-benar pensiun dari pekerjaan sebagai preman.

Dalam film ini, dikisahkan bisnis Muslihat yang sudah pensiun sebagai preman mengalami masalah setelah tiga tahun menjalani. Penjualannya menurun.

Bukan hanya soal bisnis, Muslihat juga menghadapi masalah lainnya ketika anak perempuan satu-satunya mulai dewasa dan didatangi laki-laki.

Tak berhenti sampai di situ. Muslihat juga menghadapi masalah yang lebih besar kala berhadapan dengan mantan anak buahnya. FIlm untuk Remaja ini bisa disaksikan di seluruh jaringan bioskop di Indonesia.

[Gambas:Youtube]


Take Point

Aksi Ahab (Ha Jung Woo) menjalani misi khusus dan rahasia dari CIA berubah ketika target yang mereka incar justru 'menipu' mereka.

Di sisi lain, Ahab yang memimpin tim tentara bayaran khusus ini juga tak menyadari terseret permainan politik dan konspirasi dari tiga negara: Korea Utara, Amerika Serikat, dan China.

Digarap dan ditulis oleh Kim Byung Woo, film ini merupakan proyek kedua dirinya dengan Jung Woo setelah film 'The Terror Live' yang menuai banyak pundi-pundi dan pujian.

Film yang menggunakan bahasa Inggris dan Korea dan rating Dewasa ini dapat disaksikan di jaringan bioskop CGV dan Cinemasxx.

[Gambas:Youtube]

Swing Kids

Swing Kids bercerita tentang seorang tentara Korea yang membangkang bernama Roh Gi-soo (Kyung-soo Do). Ia dipenjara karena kelakuannya, dalam penjara ia berkenalan dengan perwira Amerika bernama Jackson (Jared Grimes).

Ternyata, Jackson adalah mantan penari Broadway yang mahir menari tap dance. Seiring berjalannya waktu, Roh jadi jatuh cinta dengan tarian tap dance. Film untuk dewasa ini bisa disaksikan di jaringan Cinemaxx dan CGV.

[Gambas:Youtube]


Keluarga Cemara

Keluarga Cemara masih mengusung kehidupan para karakter ikonisnya. Ada Abah (Ringgo Agus Rahman) sebagai kepala rumah tangga yang berusaha menjadi nahkoda rumah tangga di tengah masalah, Emak (Nirina Zubir) yang pengertian, kalem dan berusaha menjadi penengah, Euis (Zara 'JKT48') sebagai anak tertua yang punya cita-cita tinggi serta Cemara (Widuri Puteri) yang paling muda tetapi selalu bersemangat dan polos.

Secara garis besar, filmnya mengisahkan tentang nilai-nilai kehidupan yang diperoleh dari pengalaman sehari-hari.

[Gambas:Youtube] (end)