Lima Besar Box Office Korea Pekan Ini

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Selasa, 22/01/2019 20:16 WIB
Lima Besar Box Office Korea Pekan Ini Film 'MALMOE: The Secret Mission'. (dok. Lotte Entertainment)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pekan ini, film MALMOE: The Secret Mission masih menjadi jawara box office Korea di tengah minimnya film lokal yang mampu mencapai puncak klasemen.

Kejayaan MALMOE ini salah satunya dipengaruhi karena menjadi satu-satunya film yang mendapatkan jatah tayang melebihi 1.000 layar di seluruh negeri Korea Selatan.

Selain itu, sejumlah film animasi berhasil menarik perhatian penonton Korea sehingga menempatkannya dalam jajaran box office, menurut data Dewan Perfilman Korea.



Mirai

Film animasi asal Jepang 'Mirai' berhasil masuk ke jajaran puncak box office Korea sejak tayang di Negeri Gingseng pada akhir pekan pertamanya.

Rilis pada 16 Januari 2019 di Korea, Mirai pada akhir pekan lalu mendapatkan jatah tayang di 490 layar dan mendulang US$352 ribu dari 47 ribu tiket yang terjual.

Mirai merupakan film animasi yang ditulis dan digarap oleh Mamoru Hosada dan aslinya dirilis di Jepang pada 20 Juli 2018.

Film ini mengisahkan seorang bocah laki-laki yang menemukan sebuah taman ajaib dan mampu membuatnya melakukan perjalanan menembus waktu.

Dalam perjalanan tersebut, ia bertemu dengan kerabatnya dari berbagai era, sambil dibimbing oleh adik perempuannya dari masa depan.

Mirai mendulang banyak pujian dan sebuah nominasi di ajang Golden Globe Awards 2019 untuk kategori Best Animated Feature Film.

[Gambas:Youtube]

Ralph Breaks the Internet

Pekan ini Ralph turun satu peringkat ke posisi empat dengan pendapatan US$1 juta dari penjualan 141 ribu tiket di 651 layar.

Sejak rilis di Korea pada 3 Januari 2019, Ralph Breaks the Internet telah mendapatkan US$11,2 juta dari penjualan 1,6 juta tiket.

[Gambas:Youtube]

Glass

Seri ketiga Unbreakable milik M Night Shyamalan ini memulai akhir pekan penayangannya di Korea Selatan dengan berada di posisi ketiga.

Glass mendapatkan jatah 817 layar dan berhasil menjual 267 ribu tiket serta mendapatkan US$2,2 juta atau 14,7 persen dari pasar.

Glass merupakan penutup dari kisah Unbreakable yang rilis 19 tahun lalu dan Split yang rilis paad 2016 lalu. Para pemainnya masih sama.

Latar waktu di film ini diatur 16 tahun setelah kejadian dalam Unbreakable. Posisi Dunn ditampilkan telah menjadi anti-hero yang dikenal dengan sebutan The Overseer, sosok pelindung warga Philadelphia.

Selama menolong warga, Dunn mendapatkan bantuan dari putranya, Joseph (masih diperankan Spencer Treat Clark). Kali ini, Dunn menggunakan kekuatannya untuk melacak Kevin Wendell Crumb, seorang anak lelaki yang memiliki 24 kepribadian.

[Gambas:Youtube]


The Dude in Me

Memasuki pekan kedua penayangan, The Dude in Me masih bertahan di posisi dua, sama seperti pekan lalu meskipun mendapatkan jatah layar lebih sedikit dair sebelumnya.

Pekan ini, The Dude in Me ditayangkan di 992 layar, dari 1.041 layar pada pekan lalu, dan berhasil menjual 477 ribu tiket atau setara dengan US$3,7 juta.

Hingga saat ini, The Dude in Me telah mengumpulkan pendapatan US$12,1 juta dari 1,5 juta tiket yang terjual.

The Dude in Me mengisahkan insiden yang terjadi antara anak SMA bernama Dong Hyun (Jin Young) dengan pria paruh baya Pan Soo (Park Sung Woong) yang merupakan anggota organisasi kriminal.

Suatu kali, Dong Hyun jatuh dari atap sebuah bangunan dan menimpa Pan Soo. Ketika keduanya tersadar di rumah sakit, keduanya baru menyadari jiwa mereka saling tertukar.

Film komedi ini dijadwalkan hadir di Indonesia pada Februari mendatang.

[Gambas:Youtube]

MALMOE: The Secret Mission

'MALMOE: The Secret Mission' mampu mempertahankan posisi puncak box office Korea Selatan di pekan kedua penayangannya.

Pekan ini, film yang dirilis pada 9 Januari 2019 tersebut berhasil menjual 617 ribu tiket atau setara dengan US$4,7 juta dari 1.137 layar, dan menggenapi pendapatan menjadi US$8,9 juta atau setara 1,1 juta tiket.

MALMOE: The Secret Mission berlatar pada 1940 kala Korea Selatan berada di bawah pendudukan Jepang yang melarang penggunaan bahasa Korea pada masyarakat Korea.

Hingga suatu kali, Pan Soo (Yu Hae Jin) yang buta huruf bahasa Korea dan terbiasa keluar-masuk penjara mencuri tas milik Jung Hwan (Yoon Kye Sang) demi biaya sekolah putranya.

Jung Hwan sendiri merupakan putra dari keluarga Korea yang kaya dan pro-Jepang. Namun di sisi lain, diam-diam ia sendiri adalah perwakilan dari komunitas masyarakat bahasa Korea.

Aksi Pan Soo mencuri tas Jung Hwan ternyata mengubah hidupnya. Keduanya bertemu tak sengaja dan kemudian bekerja bersama membuat kamus bahasa Korea.

[Gambas:Youtube] (end)