Padahal konser reuni Dewa 19 yang sudah digembar-gemborkan sejak awal tahun bakal diselenggarakan di Stadium Malawati Shah Alam itu dijadwalkan pada Sabtu (2/2).
Menurut fitur Instagram Story DEWA19ReunionMY, diklaim bahwa konser itu akan dihadiri mantan vokalis sejak Dewa 19 dibentuk pada 1986. Itu termasuk Ari Lasso dan Once. Salah satu unggahan mereka bahkan menjamin mastermind Dewa 19, Ahmad Dhani bakal hadir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kini nasib konser itu belum jelas. Dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Senin sore, promotor konser Reuni Dewa 19 di Malaysia mengaku belum tahu soal kabar penahanan Dhani.
"Belum dapat informasi, kami sedang coba mengonfirmasi," ujar John, bagian informasi dari promotor konser Reuni Dewa 19 di Malaysia yang dihubungi CNNIndonesia.com.
Ahmad Dhani terlanjur dipastikan hadir dalam konser reuni Dewa 19 di Malaysia. (Screenshot via Instagram/@dewa19reunionmy) |
"Yang jelas kami tetap berangkat tanpa Dhani," ujarnya.
Dhani disebut menggunakan akun Twitter-nya, @AHMADDHANIPRAST untuk menimbulkan kebencian terhadap suatu golongan dengan menyuruh melakukan, menyebarkan informasi atas golongan berdasarkan suku, agama dan ras. Ia pun terbukti melanggar Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).
"Menjatuhkan pidana penjara selama satu tahun enam bulan memerintahkan agar terdakwa ditahan," ujar hakim setelah menyebut Dhani bersalah.
Putusan itu lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan yang dilayangkan oleh Jaksa Penuntut Umun dalam sidang tuntutan beberapa waktu lalu. Saat itu Dhani dituntut dua tahun penjara. (agn/adp/rsa)
Ahmad Dhani terlanjur dipastikan hadir dalam konser reuni Dewa 19 di Malaysia. (Screenshot via Instagram/@dewa19reunionmy)