FOTO: Merdu Musik dari Kristal Es

Marco BERTORELLO / AFP, CNN Indonesia | Rabu, 06/02/2019 07:24 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Beberapa musisi di Pegunungan Alpen membuat instrumen dari es, yang kadang membutuhkan berbulan-bulan sampai jadi dan bisa menghasilkan suara nan merdu.

Dalam konser yang digelar di igloo dengan temperatur di bawah nol derajat di Pegunungan Alpen Italia, instrumen musik yang digunakan pun terbuat dari es. (Marco BERTORELLO / AFP)
Ada biola, cello, bas, bahkan sampai instrumen perkusi yang dibuat dari es. Mereka tetap digesek, dipetik dan ditiup seperti alat musik biasa. (Marco BERTORELLO / AFP)
Menurut Tim Linhart, salah satu seniman yang membuat alat musik dari es, bunyi yang mereka hasilkan lebih bening dan unik ketimbang instrumen dari kayu atau bahan lain. (Marco BERTORELLO / AFP)
Satu mandolin misalnya, butuh lima sampai enam hari untuk pembuatan. Sementara alat musik lain yang lebih besar butuh waktu pembuatan lebih lama, bisa berbulan-bulan. (Marco BERTORELLO / AFP)
Mereka yang datang menyaksikan konser orkestra di pusat olahraga musim dingin Passo Paradiso, pada ketinggian 2.600 meter dpl itu ikut takjub oleh hasilnya. Meski alat-alat musik itu terkesan rapuh dan jika tidak hati-hati bisa pecah atau bahkan meleleh, suara yang dihasilkan luar biasa. (Marco BERTORELLO / AFP)
Ketika baru pertama dibuat, instrumen biasanya bersuara agak nyaring dan melengking. Namun semakin sering digunakan, suaranya semakin besar dan indah. (Marco BERTORELLO / AFP)
Menurut salah satu musisi, itu karena “es merespons getaran dan yang diterima dan mendapat pemanasan seperti dipijat.” Setelah dua jam, suara musik baru terdengar sempurna. (Marco BERTORELLO / AFP)
Alat musik itu juga ramah lingkungan. Jika sudah ‘tua’ tinggal dipukul dengan palu agar hancur atau ditinggalkan begitu saja di bawah matahari sehingga meleleh sendiri. (Marco BERTORELLO / AFP)