Manajer Nirvana Rilis Buku untuk Kenang Kurt Cobain

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 07/02/2019 08:18 WIB
Manajer Nirvana Rilis Buku untuk Kenang Kurt Cobain Kurt Cobain dalam salah satu panggungnya yang paling epik. (Foto: Dok. Akun Facebook Nirvana)
Jakarta, CNN Indonesia -- Salah seorang manajer Nirvana disebut siap merilis sebuah buku untuk memperingati 25 tahun kematian Kurt Cobain.

Danny Goldberg, yang juga bekerja bersama Led Zeppelin dan Bonnie Raitt, memanajeri band asal Seattle itu pada 1990-1994.

Serving The Servant: Remembering Kurt Cobain memuat kenangan Goldberg tentang sang vokalis, wawancara dengan istri Cobain, Courtney Love, bassis Krist Novoselic serta teman dan keluarga Cobain lainnya.


Dirilis pada 2 April mendatang, buku tersebut akan menceritakan pernikahan Cobain dengan Love, putri tunggal mereka Frances Bean, perjuangan Cobain melawan adiksinya, serta catatan-catatan yang sebelumnya tidak dibuka untuk publik.


Melansir NME, dalam sebuah wawancara Goldberg mengungkapkan, dirinya telah lama mengenal Cobain. "Saya mulai bekerja bersama Kurt setahun sebelum [album] Nevermind direkam dan kami tetap dekat sampai saat kematiannya. Media cenderung terfokus pada tragedinya," ucapnya.

"Ketika mengacuhkan iblis di dalam diri yang menyiksa Kurt, dalam riset dan penulisan Serving the Servant saya jadi lebih sering teringat kecerdasannya, rasa humor dan kebaikan terhadap orang-orang di sekitarnya," lanjut Goldberg.

"Dia [Kurt] begitu kompleks, sehingga tidak ada dua orang mengenal Kurt dengan cara yang sama, tetapi saya harap saya bisa menambahkan dimensi untuk peninggalan Kurt," kata Goldberg.

Thurston Moore dari Sonic Youth yang sama-sama berasal dari Seattle baru-baru ini menyampaikan pujian atas buku tersebut.


Moore mendeskripsikan Serving the Servant sebagai, "Cerita tentang dua orang pria yang dipisahkan generasi, yang berteman secara tak terduga melalui cara pandang yang sama tentang feminisme, hak-hak LGBT dan dedikasi untuk kekuatan aktif musik."

"Itu adalah syarat kontemplatif untuk kehilangan seseorang yang kau sayang, yang telah menyentuh planet dengan kekuatan magis," kata Moore.

Cobain ditemukan meninggal di rumahnya di Seattle pada 5 April 1994. Kematiannya dipastikan karena bunuh diri.

Tahun lalu, kawan-kawan Cobain  terdahulu, yaitu Novoselic, Pat Smear dan Dave Grohl bereuni di panggung Foo Fighters untuk membawakan lagu-lagu klasik Nirvana. Setelahnya, Grohl dan Novoselic sepakat bahwa mereka tak akan mengatur show reuni Nirvana lain dengan sengaja atau menjadikannya reguler. (rea)