Sineas yang baru memenangkan Oscar untuk pertama kalinya pada tahun ini usai berkarier selama 20 tahun tersebut dikabarkan 'walk out' kala 'Green Book' diumumkan sebagai Best Picture.
Kemenangan 'Green Book' tersebut juga berarti kekalahan bagi film yang ditulis dan digarap oleh Spike Lee, BLACKkKLANSMAN yang membuat Lee berhasil menembus kategori utama Oscar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Daftar Lengkap Pemenang Piala Oscar 2019 |
Lee terlihat 'cabut' dari kursinya kala nama 'Green Book' diumumkan. Hal itu terlihat oleh media yang duduk di bagian tribun di atas.
Disebut Deadline, Lee pergi ke bagian belakang kursi untuk keluar dari ruangan tersebut. Namun dirinya dicegat oleh petugas di bagian pintu.
[Gambas:Twitter]
Bahkan, disebutkan Lee membelakangi panggung dan para kru 'Green Book'. Ia baru kembali ke kursi usai pidato selesai dan Oscar 2019 dinyatakan rampung.
Akan tetapi suasana hati Lee tampaknya sudah sedikit membaik usai dirinya mendapatkan standing ovation dari media yang menunggu di ruangan usai Oscar berlangsung.
Diberitakan Associated Press usai acara Oscar, Lee membandingkan kemenangan 'Green Book' ini sama seperti kekalahan tim basket favoritnya, New York Knicks.
"Wasit melakukan hal yang salah," kata Lee sembari bercanda.
"Saya ini ciong. Setiap kali ada yang memboncengi orang lain, saya kalah," lanjutnya.
Ucapan Lee tersebut mengacu pada film 'Driving Miss Daisy' (1990). Film yang mengisahkan pertemanan supir kulit hitam dengan wanita berkulit putih tersebut memenangkan kategori Best Picture tahun tersebut.
Kisah Driving Miss Daisy tersebut mirip dengan 'Green Book' yang mengisahkan persahabatan Tony Lip yang keturunan Italia dengan Dr Shirley yang keturunan Afrika-Amerika. Tony Lip disewa Shirley untuk menjadi sopirnya selama melakukan tur di pedalaman Selatan Amerika Serikat.
[Gambas:Youtube] (end)