Menang Oscar, Rami Malek Disebut 'Firaun'

AFP, CNN Indonesia | Selasa, 26/02/2019 11:03 WIB
Menang Oscar, Rami Malek Disebut 'Firaun' Penduduk Mesir juga bahagia kala Rami Malek memenangkan Oscar 2019, bahkan mereka menyebut aktor itu sebagai 'firaun baru'. (REUTERS/Mike Blake)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kemenangan Rami Malek meraih Best Actor dalam Oscar 2019 ternyata membuat penduduk Mesir bangga bukan kepalang. Bahkan, aktor keturunan Negeri Seribu Menara itu kini disebut 'firaun' gara-gara Oscar.

Penduduk Mesir mengungkapkan suka cita atas raihan Malek dalam Oscar 2019, terutama kala bintang 'Bohemian Rhapsody' itu menegaskan keturunannya.

"Saya adalah putra dari imigran asal Mesir," kata Malek dalam pidato kemenangannya di Oscar, Minggu (24/2) malam waktu Los Angeles.


Keluarga Malek diketahui merupakan keluarga Kristen Koptik yang tinggal dari provinsi Minya, Mesir. Dikisahkan oleh sepupu Malek, kampung halaman aktor itu ikutan heboh anggota masyarakatnya menang Oscar.


"Seluruh penduduk desanya masih melek hingga pukul lima pagi untuk menonton perayaan Oscar," kata sepupu Rami Malek, Fady Essam yang berusia 24 tahun.

"Kami menelpon ibunya untuk mengucapkan selamat dan mendorong dia membawa Malek ke Mesir untuk dirayakan," lanjutnya.

Kehebohan akan kemenangan Malek juga dirasakan hingga ke pejabat pemerintahan. Menteri Imigrasi Mesir Nabila Makram juga mengucapkan selamat atas kemenangan Malek.

Rami Malek menyampaikan pidato kemenangannya di Oscar 2019.Rami Malek menyampaikan pidato kemenangannya di Oscar 2019. (REUTERS/Mike Blake)

Begitu pula yang terjadi media sosial bertindak lebih jauh. Usai kemenangan Malek, dunia maya Mesir riuh akan namanya dalam bahasa Arab dan Inggris. Bahkan, banyak yang menyebutnya sebagai 'firaun' baru bagi Mesir.

"Ini merupakan hal yang amat indah bahwa seorang Mesir dan Arab adalah aktor terbaik Oscar," kata netizen.

Namun ada pula yang tak terlalu terkesan dengan kemenangan Rami Malek. "Ini bukan sesuatu yang dia [Rami Malek] lakukan untuk negara ini," kata seorang pedagang toko ponsel, Hossam Ahmed.

Film Rami Malek, 'Bohemian Rhapsody' juga tayang di Mesir. Akan tetapi adegan kala Malek yang sebagai Freddie Mercury mengungkapkan orientasi seksualitasnya kena sensor.


"Kami membuat sebuah film tentang seorang pria gay, seorang imigran, yang menjalani kehidupannya sendiri tanpa menyesal," kata Malek dalam pidator kemenangannya di Oscar 2019.

Peran Malek dalam 'Bohemian Rhapsody' pun mengundang kontroversi, terutama bagian homoseksual tersebut. Di Mesir, tindakan homoseksual mengundang persekusi.

Pemerintah Mesir telah menghukum pihak-pihak yang diduga homoseksual meski orientasi dan perilaku tersebut tak secara gamblang dilarang. Tindakan pemerintah ini pun dikecam oleh kelompok sayap kanan.

[Gambas:Video CNN] (end)