Tak Ada Izin, Konser Solidaritas untuk Dhani Terancam Ditunda

CNN Indonesia | Minggu, 10/03/2019 12:30 WIB
Tak Ada Izin, Konser Solidaritas untuk Dhani Terancam Ditunda Kepolisian mengaku tak memberi atau mendapat pengajuan izin konser solidaritas untuk Ahmad Dhani, Minggu (10/3) malam, sehingga menyarankan acara itu ditunda. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Konser solidaritas untuk Ahmad Dhani Prasetyo bertajuk 'Dewa 2019 All Star: Hadapi dengan Senyuman' yang rencananya digelar Minggu (10/3) malam nanti disebut belum memiliki izin, dan terancam ditunda.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan pihaknya belum sama sekali menerima pengajuan perizinan dari penyelenggara.

"Di Polda tidak ada itu. Enggak ada, Kabid Intel kemarin sudah saya konfirmasi katanya enggak ada," kata Barung, saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Minggu, pagi.


Hal senada juga datang dari Kasat Intelkam Polrestabes Surabaya AKBP Asmoro yang menyebut perizinan gelaran konser yang bakal digelar di Gran City Convention Center, Surabaya, itu juga belum dikeluarkan pihaknya.

"Tidak keluar, tidak ada izin, itu panitianya yang salah," kata Asmoro, kepada CNNIndonesia.com, Minggu (10/3).


Asmoro menuding bahwa panitia melakukan kesalahan, sebab tak lebih dulu mengurus rekomendasi dari kepolisian di tingkat polsek dan polres, sesuai dengan arahan Polda Jatim.

"Itu panitianya namanya Didik sudah diberitahu oleh Polda disuruh ngurus rekom, polsek maupun polres, tetapi dia gak mengurus, setelah ditanya katanya sudah ada izin, kan repot," kata dia.

Maka dengan tidak adanya izin tersebut, pihak kepolisian pun menyarankan agar konser tersebut diundur atau ditunda sementara waktu, hingga legalitas perizinan benar-benar terbit.
Sebuah acara dukungan diselenggarakan untuk Ahmad Dhani yang mestinya berlangsung Minggu (10.3) malam di Surabaya.Sebuah acara dukungan diselenggarakan untuk Ahmad Dhani yang mestinya berlangsung Minggu (10.3) malam di Surabaya. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)

"Kalau tidak (berizin), maka kami sarankan kegiatan ditunda saja sambil ngurus sesuai prosedur, saya sarankan seperti itu," kata Asmoro.

Asmoro juga menyebut telah mengkomunikasikan penundaan itu kepada panitia, namun penyelenggara bersikukuh telah mengantongi perizinan tersebut.

Di sisi lain Penyelenggara Konser, Didik Darmadi mengaku pihaknya telah memegang seluruh perizinan konser yang digelar pukul 19.00 WIB malam nanti.

"Lho ini [izin] di saya semua kok, kan begini lho, itu sudah keluar. Ini kepolisian ada di sini, sudah persiapan, seharusnya sudah ngerti dong," kata Didik, saat dikonfirmasi.


Apalagi, kata Didik, gelaran konser ini rencananya juga dipastikan bakal dihadiri oleh calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno, maka secara otomatis sudah izin keramaian sudah diterbitkan.

"Kalau ada kegiatan kaitannya dengan capres cawapres datang kan otomatis sudah dan sudah keluar semua, terus apanya yang dipermasalahkan, itu aturan KPU," ujarnya.

Termasuk pula izin acara hiburan, Didik mengklaim pihaknya telah mengantongi izin tersebut dari Polda Jatim.

"Izin hiburan sudah, kan itu Polda, kalau Polres dan ke Polsek kan hanya tembusan saja," ujarnya.

Sementara itu, rencananya konser malam nanti, bakal dibintangi oleh sejumlah musisi di antaranya Dewa 19, Dewi Dewi, Mulan Jameela, Abdul Qodir Jaelani (Dul), Ahmad Al-Ghazali Kohler (Al). serta sejumlah artis yang tergabung di Republik Cinta Manajemen lainnya. (frd/end)