Pengajuan itu menyusul keterlibatan dirinya dalam kasus penyediaan wanita panggilan untuk rekan bisnisnya.
Hal tersebut disampaikan personel BIGBANG itu usai menjalani penyelidikan kedua di Kepolisian Seoul sejak Kamis (14/3) siang hingga Jumat (15/3) pagi tadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya akan membuat pengajuan resmi ke Administrasi Tenaga Kerja Militer hari ini. Jika mereka memberi izin, saya akan menunda tanggal untuk menyelesaikan penyelidikan sampai akhir," ucap Seungri.
Tak lama kemudian, Administrasi Tenaga Kerja Militer mengklarifikasi bahwa pendaftaran Seungri akan berjalan sesuai rencana kecuali jika surat perintah penangkapan dikeluarkan dan dia dipenjara sebelum mulai wajib militer.
Jika penyelidikan tetap dilanjutkan setelah tanggal wajib militernya, polisi akan bekerja dengan militer untuk melanjutkan penyelidikan.
Kini, menanggapi rencana pengajuan penundaan wamil Seungri, Kepala Administrasi Tenaga Kerja Militer Ki Chan Soo menyatakan bahwa penyanyi itu kemungkinan besar tidak bisa menunda pendaftarannya.
"Karena tidak ada alasan hukum yang sesuai agar Administrasi Tenaga Kerja Militer menunda kegiatan wamil [Seungri], jika situasinya tetap seperti itu, [Seungri] akan diselidiki di militer setelah mendaftar," kata Ki, mengutip Soompi.
Dia menambahkan, "Jika dia membuat permintaan untuk menunda tanggal pendaftarannya, kami akan melihat alasannya dan memeriksa dengan cermat. "
[Gambas:Video CNN] (agn/end)