Alasan 'Get Out' dan 'Us' Didominasi Kulit Hitam

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 28/03/2019 20:46 WIB
Alasan 'Get Out' dan 'Us' Didominasi Kulit Hitam Dalam film-filmnya, termasuk 'Us,' Jordan Peele selalu menggunakan pemain kulit hitam. (dok. Universal Pictures)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sutradara Jordan Peele seakan punya ciri khas di film-filmnya, selain kedua karyanya bergenre horor-thriller. Get Out dan yang terbaru, Us juga didominasi pemain kulit hitam.

Itu membuatnya mendapat banyak pujian, lantaran selama ini bintang kulit hitam belum begitu mendapat tempat di perfilman Hollywood, apalagi sebagai peran utama.

Dalam wawancara baru-baru ini Peele mengaku memang tak punya rencana untuk memboyong pria kulit putih sebagai peran utama di film-film yang ia garap.



Menurutnya lebih baik fokus pada apa yang sudah ia kerjakan daripada menghasilkan film laris tetapi biasa saja, dengan pemeran berkulit putih.

"Menurut saya, saya perlu memasukkan orang-orang kulit hitam di dalam film saya," katanya kepada The Hollywood Reporter.

Peele kini merasa beruntung karena dirinya sudah terbukti sukses dengan dua film didominasi pemain kulit hitam. "Saya dapat berkata kepada Universal [rumah produksi Universal Studios], 'Saya ingin membuat film horor dengan biaya US$20 juta dengan 'keluarga' kulit hitam saya' dan mereka akan mengatakan ya," katanya.


Ia tidak bisa membayangkan dirinya membuat film dengan pemain utama berkulit putih.

"Bukannya saya tidak suka kulit putih, tapi film seperti itu sudah banyak," tuturnya.

Membuat film sukses yang didominasi pemain kulit hitam, Peele merasa seperti memasuki masa "renaissance." "Renaissance telah terjadi dan membuktikan bahwa mitos tentang representasi di industri [perfilman] adalah salah," ujar sutradara berusia 40 tahun itu.

Jordan Peele selalu menggunakan pemain kulit hitam dalam film-filmnya.Jordan Peele selalu menggunakan pemain kulit hitam dalam film-filmnya. (dok. Universal Pictures)
Tak memungkiri, sebelum filmnya keluar Peele sempat merasa khawatir. Namun itu bukan soal apakah ia akan laku, melainkan lebih kepada penonton yang belum siap dengan horor satire. Apalagi di Get Out, karakter kulit putih justru dijadikannya tokoh antagonis.

"Setiap dua pekan sekali saya akan bertanya-tanya, 'Apa yang saya lakukan? Saya menulis film tentang pria kulit hitam yang menjadi korban dan seluruh orang kulit putih adalah jahat dan saya mencoba mengharap para penonton menyukainya,'" ia mengungkapkan.

Beruntung, Get Out menghasilkan lebih dari US$255 juta dari box office global. Padahal bujet membuat film itu hanya US$5 juta. Sementara Us, sejauh ini mengantongi US$93 juta sejak dibuka akhir pekan lalu. Padahal ia dibuat hanya dengan US$20 juta.


Dengan kebijakan 'mengutamakan kulit hitam' itu, artinya Peele tidak akan memberi peran pada sang istri, Chelsea Peretti di dalam filmnya. Istri Peele, mengutip Ace Showbiz, diketahui berkulit putih.

Kebijakan Peele akan hal itu disebut turut berlaku pada istrinya, komedian dan aktris Chelsea Peretti, karena berkulit putih. Namun, Peele mengungkapkan bahwa alasan utamanya menerapkan aturan itu karena ia merasa berkewajiban membuat film yang sukses tentang karakter hitam.

Itu pun dilakukan demi membuktikan mereka yang membuat alasan kurangnya keragaman di Hollywood salah. (agn/rsa)


BACA JUGA