Iwan Fals Masih Rasakan Energi Galang Rambu Anarki

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 16/04/2019 18:40 WIB
Iwan Fals Masih Rasakan Energi Galang Rambu Anarki Iwan Fals mengaku masih merasakan energi Galang Rambu Anarki. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Iwan Fals baru saja merilis Rosana, album baru yang ia dedikasikan untuk sang istri. Judul albumnya saja sudah menggunakan nama istri yang dinikahinya 39 tahun lalu itu.

Namun saat meluncurkan album itu di kediamannya di Leuwinanggung, Depok, Jawa Barat, Senin (15/4) malam, sang pelantun Bento mengaku masih terkenang putranya, Galang Rambu Anarki.

Iwan masih bisa merasakan energi Galang meski sudah ditinggal selama hampir 22 tahun.



"Saya rasa dia juga ada di sini, saya merasakan energi dia di sini," katanya sembari melihat ke atas dan menarik napas panjang.

Bahkan, kata Iwan, Galang lah yang membuatnya bisa merilis musik lagi, setelah terakhir menelurkan album pada 2015 berjudul SATU.

"Semangat Galang mempengaruhi saya. Galang itu besar pengaruhnya pada proses seni saya," tambah Iwan.

Galang ditemukan tak bernyawa di kamarnya pada 25 April 1997, saat usianya masih 15 tahun. Keluarga menyebut Galang meninggal karena masalah pernapasan, mengingat ia memang mengidap asma akut. Namun tak sedikit yang menduga bahwa Galang meninggal karena overdosis.


Mengikuti jejak sang ayah, Galang tumbuh untuk terjun ke dunia musik. Bahkan di usianya yang masih muda ia telah menentukan sikap dengan memilih keluar dari sekolah dan melanjutkan karier bermusik.

Galang memang sudah lama menjadi inspirasi bagi Iwan. Ia sempat dijadikan salah satu lagu Iwan yang diberi judul Galang Rambu Anarki pada album Opini.

Lagu itu bercerita tentang kegelisahan orangtua menghadapi kenaikan harga sembako sebagai imbas dari kenaikan harga BBM pada awal 1982, tepat pada hari kelahiran Galang, 1 Januari 1982.


'Taj Mahal' untuk Istri

Album Rosana sendiri merupakan rilisan ke-39 Iwan setelah berkarier sejak 1979. Karya yang berisi 12 judul lagu itu, secara garis besar berisi tentang perjalanan cinta Iwan dan Rosana. Mulai dari bagaimana Iwan melamar sang istri di usia muda, membangun biduk rumah tangga, mengurus anak-anaknya, dan hingga kini telah hidup lebih dari 40 tahun bersama.

Album itu pun menjadi hadiah Iwan untuk Rossana, layaknya Raja Shah Jahan mendirikan Taj Mahal untuk istrinya.

"Sewaktu ke India saya diajak keliling Taj Mahal, bangunan yang dibikin suami untuk istrinya. Saya juga ingin, semoga [album] ini 'Taj Mahal' dalam bentuk lain," katanya.


Dia pun menambahkan, "Anak-anak sudah dibuatkan lagu, Bung Karno Bung Hatta yang tidak kenal saja saya buatkan. Masa untuk orang yang tidur sama saya tidak."

Rosana direncanakan rilis secara digital pekan depan dan versi fisiknya pada awal Mei mendatang. (agn/rsa)