Promotor Skull Session yang mengundang Sepultura mengatakan visa band asal Brazil ini ditolak oleh Keamanan Umum Lebanon.
"Kami marah dan akan marah seperti kalian (penggemar Sepultura) nanti," kata Skull Session kepada The New Arab yang dilansir dari NME.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tuduhan kali ini bukan yang pertama bagi Sepultura. Pada 2016 lalu penampilan mereka di Cairo, Mesir, dibatalkan karena alasan serupa, yaitu disebut sebagai penyembah iblis.
Akhir dekade 1980an sampai pertengahan 1990an menjadi masa kejayaan Sepultura. Mereka tetap bisa sukses walau harus tambal sulam personel beberapa kali.
Sepanjang kariernya Sepultura telah merilis 14 album. Yaitu Morbid Visions (1986), Schizophrenia (1987), Beneath the Remains (1989), Arise (1991), Chaos A.D. (1993), Roots (1996), Against (1998), Nation (2001), Roorback (2003), Dante XXI (2006), A-Lex (2009), Kairos (2011), The Mediator Between Head and Hands Must Be the Heart (2013) dan Machine Messiah (2017).
[Gambas:Video CNN] (adp/rea)