'Game of Thrones' Episode 3 Diprotes karena Gambar Gelap

Tim, CNN Indonesia | Senin, 29/04/2019 14:15 WIB
'Game of Thrones' Episode 3 Diprotes karena Gambar Gelap Penggemar beramai-ramai memprotes pencahayaan 'Game of Thrones' episode 3 yang tayang pada Senin (29/4) lantaran pencahayaan yang amat kurang sampai penonton kesulitan mengamati. (dok. HBO/Helen Sloan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Memasuki musim terakhir, penggemar seolah tak mau kehilangan detail dari setiap momen serial 'Game of Thrones'. Di episode ketiga yang tayang Minggu (28/4) malam waktu setempat atau Senin pagi di Indonesia, penonton meramaikan Twitter dengan keluhan alih-alih membicarakan jalan cerita.

Hampir seketika dengan penayangan episode tiga yang bertajuk 'The Long Night', penggemar pun 'berteriak' melihat serial favorit yang disebut sangat gelap. Bukan dari alur film, namun minimnya pencahayaan yang membuat mereka kesulitan menonton.

"Apakah kau melihat mereka sekarang?" tanya akun @Lesdoggg yang mengunggah video pendek yang menampilkan potongan adegan Game of Thrones di layar televisi.


"Bagaimana caranya kau mengganti acara ini dari tampilan malam?" tanya Desus Nice dari acara bincang-bincang populer Desus & Mero.


David Itzkoff, penulis buku Cocaine's Son mengungkap hal serupa. Ia memilih mengunggah gambar yang sepenuhnya berwarna hitam, dan menulis, "Episode luar biasa sejauh ini."







Pada 15 April lalu, GoT menayangkan episode pertama dari musim 8 yang bertajuk 'Winterfell' dan ditonton oleh 17,4 juta orang hanya di AS saja. HBO melaporkan, angka tersebut merupakan total penonton konvensional HBO, ditambah dari platform streaming HBO GO dan HBO NOW.


GoT musim final ini disebut akan membuka rahasia siapa yang berhasil menduduki Iron Throne. Sejauh ini, jalan ceritanya berhasil mencengkeram penonton dengan pelbagai kejutan, termasuk bahwa Jon Snow (Kit Harington) ternyata selama ini mencintai bibinya sendiri di episode 1 dan penampilan tanpa busana Arya Stark (Maisie Williams) di episode 2.

Kreator novel A Song of Ice and Fire yang menjadi inspirasi GoT, George RR Martin mengakui dirinya sempat ragu untuk mengakhiri kisah Snow di musim ini. "Menurut saya seharusnya kita belum masuk musim terakhir. Tetapi di sinilah kita sekarang," katanya beberapa waktu lalu, dilansir dari NME.

Menurut Martin, ia masih tetap menulis lanjutan bukunya. "Saya tahu ini adalah akhir, tetapi belum benar-benar berakhir bagi saya. Saya masih meneruskan menulis [buku]. Kami mengetahui ada lima sekuel lain yang sedang dalam pengembangan," lanjutnya.

GoT disebut akan memiliki akhir yang dramatis, namun penggemar mulai berharap adanya prekuel yang tayang pada tahun depan. Sejauh ini, John Simm dan Naomi Watts dirumorkan akan mengisi peran-peran penting.

[Gambas:Video CNN] (rea)