Cabut Izin Terbang, Menhub Tetap 'Rangkul' Vincent Raditya

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 30/05/2019 17:06 WIB
Cabut Izin Terbang, Menhub Tetap 'Rangkul' Vincent Raditya Vincent Raditya sudah tak bisa lagi menerbangkan pesawat single engine. (Screenshot via instagram (@vincentraditya))
Jakarta, CNN Indonesia -- Aksi nekat Vincent Raditya berbuah pahit, izin terbangnya dicabut. Sebelumnya Vincent dikenal sebagai pilot dan vlogger, yang punya lisensi menerbangkan pesawat.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pembatalan lisensi itu merupakan suatu mekanisme yang profesional dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

"Saya tugaskan ditjen [perhubungan udara] untuk dialog, dibahas bagaimana baiknya," kata Budi usai peresmian Grab Excellence Center di Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (29/5).



Budi mengaku sempat bertemu dengan Vincent pekan lalu. Namun ia tak secara rinci memberitahu maksud dan tujuan pertemuan itu.

Meski mencabut izin terbang Vincent, Kemenhub sebenarnya menganggap aksi-aksi nekat sang pilot yang direkam video dan diunggah ke YouTube merupakan sebuah kreativitas. Karena itu Kemenhub pun masih mencari jalan keluar terhadap masalah yang menimpa Vincent.

"Jadi saya sampaikan kepada followers [Vincent Raditya], kami tidak akan melakukan suatu tindakan yang semena-mena. Kita cari jalan keluar, yang penting aturan ditegakkan. Tetapi kita [juga] ingin orang-orang baik seperti Vincent ini harus kita rangkul," jelas Budi.

Apalagi, Budi menambahkan, Vincent memiliki kemampuan komunikasi yang bagus.

Sebelumnya, Ditjen Perhubungan Udara mengumumkan melalui akun Twitter resmi mereka bahwa mulai tanggal 29 Mei, izin terbang Vincent untuk pesawat single engine sudah dicabut. Namun, Vincent masih diperbolehkan menerbangkan pesawat jenis lainnya.

Pencabutan izin penerbangan itu berawal dari tindakan Vincent yang melakukan aksi zero gavity dalam tayangan Youtube-nya bersama pesulap Limbad.

Dalam akun Youtube miliknya, Vincent menampilkan pesawat Cessna yang ia kemudikan bersama Limbad. Video berdurasi 11 menit 29 detik itu bertujuan untuk membuat Limbad buka suara.

Pada menit kelima detik 17, terlihat Vincent menunjukkan kepada Limbad aksi zero gravity atau dikenal dengan G Force. Hal itu pun spontan membuat Limbad berteriak.

Ditjen Perhubungan Udara pun menyebut ada indikasi sejumlah pelanggaran, termasuk memperbolehkan penumpang duduk disamping pilot dan tidak satu pun dari mereka menggunakan shoulder harness sesuaai ketentuan CASR 91.105 dan CASR 91.107.

Selain membawa Limbad, Vincent sering mengajak selebriti terbang bersamanya.
(din/rsa)