Ayah Meghan Markle Protes Serial 'Harry-Meghan'

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 30/05/2019 04:23 WIB
Ayah Meghan Markle Protes Serial 'Harry-Meghan' Ayah Meghan Markle memprotes bagaimana citranya ditampilkan dalam serial televisi tentang Meghan Markle dan Pangeran Harry. (REUTERS/Damir Sagolj)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ayah Meghan Markle, Thomas Markle baru-baru ini kembali membuat pernyataan kontroversial kepada publik. Kali ini ia mengkritik serial televisi Harry and Meghan: Becoming Royal.

Thomas merasa penggambaran dirinya di serial TV Lifetime yang tayang pada Senin (27/5) kemarin tidak sesuai dengan kenyataan dan terlalu mengada-ada. Ia bahkan sampai menyebut acara itu dipenuhi "tayangan fiksi yang bodoh."

Dalam salah satu adegan tayangan tersebut, Meghan (diperankan Tiffany Marie Smith) terlihat sedang menelepon Thomas. Saat itulah Thomas mengatakan bahwa dirinya tak bisa datang ke pernikahan sang putri karena masalah jantung.



Meghan lalu digambarkan kesal karena mengetahui kabar kesehatan sang ayah justru dari pemberitaan tabloid.

Selain itu, Meghan juga berkonfrontasi dengan ayahnya soal 'berkongkalikong' dengan paparazi membuat foto-foto untuk mengesankan citranya baik di mata publik. Harry (diperankan Charlie Field) juga ikut berbicara dan mengatakan bahwa Thomas seharusnya tidak berbicara atau berurusan dengan paparazi.

Sebagai pembelaan, karakter Thomas mengatakan bahwa tindakan itu merupakan gagasan saudara tiri Meghan, Samantha alih-alih muncul dari inisiatifnya sendiri.

"Samantha berpikir meminta paparazi memotret saya secara bertahap agar saya terlihat lebih baik di mata publik itu ide bagus," katanya di adegan itu. Penggambaran itu persis seperti pemberitaan yang menghiasi media menjelang hari pernikahan Harry-Meghan.


Namun, Thomas yang asli tidak setuju dengan itu.

"[Serial] itu dipenuhi dengan banyak fiksi bodoh," katanya sembari bersikeras bahwa dirinya tidak pernah meninggalkan pernikahan kerajaan, tidak seperti yang ditampilkan dalam serial itu.

"Saya sangat kecewa dengan bagaimana Lifetime menggambarkan situasi. Saya secara pribadi merasa diserang oleh tayangan ini," ungkapnya, dikutip dari Ace Showbiz.

Jelang pernikahan Meghan dan Harry pada Mei tahun lalu, Thomas menimbulkan kontroversi dengan 'berkongkalikong' bersama paparazi. Karena hal itu, ia membatalkan kehadirannya menjadi pendamping Meghan berjalan menuju altar saat hari H pernikahan.


Foto rekayasa dirinya yang diambil seorang fotografer untuk menaikkan citranya membuat Thomas stres dan dilarikan ke rumah sakit. Perawatan intensif itulah yang membuatnya batal mendampingi putrinya di hari pernikahan. Ia digantikan ayahanda Harry, Pangeran Charles.

Sejak kasus itu, dikabarkan hubungan Thomas dan Meghan merenggang. (agn/rsa)