Trump Salahkan Media soal Sebut Meghan Markle 'Menjijikkan'

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 06/06/2019 08:55 WIB
Trump Salahkan Media soal Sebut Meghan Markle 'Menjijikkan' Presiden Donald Trump menyebut wawancaranya yang menyebut 'nasty' saat membahas soal Meghan Markle adalah pelintiran tabloid. (REUTERS/Kevin Lamarque)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah sempat membantah menyebut Meghan Markle dengan kata 'nasty' atau menjijikkan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump kini mengaku petikan wawancara itu dipelintir.

"Saya tidak mengacu bahwa dia menjijikkan, saya mengatakan dia [berpikiran] jahat tentang saya, dan intinya saya tidak tahu akan hal itu," kata Trump dalam wawancara dengan acara Good Morning Britain.

"Namun kau tahu? Dia melakukan pekerjaannya dengan baik. Saya harap dia menikmati hidupnya kini," lanjutnya.



Donald Trump sebelumnya menghebohkan pemberitaan dengan komentarnya terkait Meghan Markle saat diwawancara oleh tabloid The Sun sebelum kunjungan kerja ke Inggris.

Kala itu, The Sun bertanya terkait komentar Donald Trump bahwa Meghan Markle pernah mengatakan memilih pindah kewarganegaraan ke Kanada bila Trump memenangkan Pilpres 2016 lalu. Namun bukannya ke Kanada, Markle justru ke Inggris lantaran dilamar Pangeran Harry.

Menjawab pertanyaan tersebut, Trump mengatakan: "Banyak orang yang pindah ke sini [Inggris], jadi saya harus bilang apa. Tidak, saya tidak tahu dia nasty [menjijikkan]."

Tak lama setelah tulisan itu terbit, Trump membantah mengatakan Meghan Markle dengan kata tersebut dan menyebutnya sebagai berita bohong. Kini, Trump menegaskan klaim tersebut.


"Saya piklir dia amatlah baik. Saya harus jujur, saya tidak tahu tentangnya. Tapi itulah, berita bisa menjadi seburuk itu. Kalau Anda membacanya, dan saya yakin Anda melakukannya, membicarakan tentang hal yang menjijikkan, yang dia [Meghan Markle] lakukan tentang saya," kata Trump.

"Anda membacanya. Mereka [The Sun] memiliki rekamannya. Mereka harus mengungkapkannya," lanjut Trump yang kemudian menyebut sejumlah media, dia menyebut CNN, mengambil bagian dari wawancara tersebut dan mencoba mengubah konteksnya.

"Dia [Meghan Markle] jahat kepada saya. Dan itu hak dia. Tidaklah baik bagi saya untuk bersikap menjijikkan kepadanya dan saya memang tidak," lanjutnya.



Dalam wawancara itu pula Trump menyebut sempat bertemu dengan Pangeran Harry dan tak menyinggung soal artikel tersebut.

"Ya saya bertemu. Saya mengucapkan selamat kepadanya. Saya pikir dia pria yang luar biasa. Keluarga Kerajaan Inggris amatlah ramah. Saya pikir dia [Pangeran Harry] hebat." kata Trump. (end)